Sebuah pameran seni instalansi mengenai covid-19 di Toulouse, Prancis. Foto: AFP
Sebuah pameran seni instalansi mengenai covid-19 di Toulouse, Prancis. Foto: AFP

Kemenkes Kamboja Laporkan Seorang WNI Terinfeksi Covid-19

Internasional Virus Korona wni kamboja covid-19
Fajar Nugraha • 09 Oktober 2020 17:09
Phnom Penh: Kementerian Kesehatan Kamboja pada Kamis melaporkan bahwa seorang pria Indonesia dinyatakan positif covid-19. Sementara dua orang WNI lainnya masih menjalani perawatan akibat virus korona.
 
Dalam siaran persnya, kementerian mengatakan pria berusia 26 tahun itu naik pesawat dari Indonesia ke Kamboja melalui Singapura. Dia tiba pada Selasa 6 Oktonber dan menginap di sebuah hotel di Sihanoukville.
 
“Hasil tes yang diberikan oleh Institut Pasteur du Cambodge di Phnom Penh ternyata positif. Dia sedang dirawat di Rumah Sakit Persahabatan Khmer-Soviet (di Phnom Penh),” pernyataan pihak Kementerian Kesehatan Kamboja, seperti dikutip dari Phnom Penh Post, Jumat 9 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kementerian mengatakan 112 penumpang, 23 di antaranya wanita, telah melakukan perjalanan dengan pria dalam penerbangan tersebut. Mereka dites negatif untuk covid-19, tetapi telah dikarantina di Sekolah Menengah Hun Sen Borey 100 Khnong dan hotel Phnom Penh.
 
“Sementara satu penumpang menginap di Kedutaan Singapura,” imbuh pernyataan itu.
 
Hingga Kamis, ada total 281 kasus Covid-19 di Kerajaan. Dari jumlah tersebut, 276 sudah keluar dari rumah sakit.
 
Juru Bicara Kementerian Kesehatan Or Vandine mengatakan kepada The Post pada Kamis bahwa dari lima pasien yang tersisa, dua adalah warga negara Indonesia dan sedang dirawat di Rumah Sakit Persahabatan Khmer-Soviet. Seorang pria Hungaria dan seorang pria Perancis sedang dirawat di Rumah Sakit Rujukan Siem Reap, sementara seorang wanita Kamboja yang datang dari AS dirawat di Rumah Sakit Rujukan Battambang.
 
Vandine meminta mereka yang mengisolasi diri di rumah dan mereka yang dikarantina di pusat-pusat untuk menerapkan pedoman dari kementerian secara ketat. Jika tidak mematuhi pedoman, seperti bepergian atau melakukan kontak dengan orang lain selama karantina atau isolasi, dapat menyebabkan penularan komunitas.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif