Forum Bisnis Rusia–ASEAN. Foto: kremlin.ru
Forum Bisnis Rusia–ASEAN. Foto: kremlin.ru

Rusia dan ASEAN Perkuat Kemitraan Tanpa Batas, Ini Sektor yang Jadi Fokus Utama

Annisa ayu artanti • 18 Juni 2026 18:29
Ringkasnya gini..
  • Rusia dan ASEAN memperingati 35 tahun kemitraan strategis melalui KTT di Kazan.
  • Kerja sama diperluas ke sektor AI, energi, perdagangan, investasi, dan ekonomi digital.
Jakarta: Hubungan Rusia dan negara-negara ASEAN memasuki babak baru yang semakin erat. Memasuki 35 tahun kemitraan, kedua pihak kini memperluas kerja sama di berbagai sektor strategis, mulai dari perdagangan, investasi, energi, teknologi digital, hingga kecerdasan buatan (AI).
 
Komitmen tersebut menjadi sorotan dalam Forum Bisnis Rusia-ASEAN yang digelar di Kazan, Republik Tatarstan, pada 17 Juni 2026. Mengusung tema "Rusia-ASEAN: Kemitraan Tanpa Batas", forum ini menjadi wadah penting untuk mempertemukan pemerintah, pelaku usaha, dan komunitas ahli guna membahas peluang kolaborasi di masa depan.
 
Forum ini diselenggarakan oleh Kamar Dagang dan Industri Federasi Rusia bekerja sama dengan Kementerian Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia dan Yayasan Roscongress.

“Rusia secara konsisten memperkuat kerja sama dengan negara-negara anggota ASEAN, yang termasuk di antara ekonomi yang berkembang paling dinamis di dunia dan mitra kunci bagi negara kita di kawasan Asia-Pasifik," kata Penasihat Presiden Federasi Rusia dan Sekretaris Eksekutif Komite Penyelenggara untuk persiapan dan penyelenggaraan KTT Rusia-ASEAN, Anton Kobyakov dalam keterangan tertulis, Kamis, 18 Juni 2026.
 
Baca juga: ASEAN Dinilai Hadapi Tekanan Eksternal, Ini Pandangan Rusia

Saat ini, Dia menyebutkan kerja sama yang akan digarap mencakup berbagai bidang-mulai dari perdagangan dan investasi hingga transformasi digital, energi, dan pertukaran budaya. 
 
"Forum Bisnis Rusia-ASEAN di Kazan akan menciptakan peluang tambahan untuk dialog langsung antara perwakilan pemerintah, bisnis, dan komunitas ahli, memungkinkan kita untuk mengidentifikasi area pertumbuhan baru dan membangun mekanisme praktis untuk mengembangkan kerja sama yang saling menguntungkan,” tuturnya.
 
Seperti diketahui, KTT Rusia-ASEAN, yang menandai peringatan 35 tahun hubungan antara Rusia dan Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) akan berlangsung di Kazan pada 17-19 Juni. 
 
Menurut Asisten Presiden Federasi Rusia dan Ketua Komite Penyelenggara untuk persiapan dan penyelenggaraan KTT, Yury Ushakov, terdapat empat dokumen diharapkan akan diadopsi setelah pertemuan tersebut yakni Deklarasi Kazan, Rencana Aksi Komprehensif untuk Mengimplementasikan Kemitraan Strategis Rusia-ASEAN untuk 2026-2030, serta Pernyataan Bersama tentang Energi dan Kebudayaan.
 
Deklarasi Kazan akan menegaskan kembali pendekatan bersama Rusia dan Negara-negara Anggota ASEAN terhadap isu-isu internasional utama dan menguraikan prioritas untuk kerja sama lebih lanjut. 
 
Sementara itu, Rencana Aksi Komprehensif akan menetapkan langkah-langkah praktis yang bertujuan untuk memperluas kerja sama di berbagai bidang, termasuk politik dan keamanan, perdagangan dan investasi, energi, transportasi, pertanian, ekonomi digital, sains, dan teknologi. Bidang-bidang kerja sama ini dan lainnya juga akan dibahas di Forum Bisnis Rusia–ASEAN.
 
Sedangkan untuk Forum Bisnis ini akan dihadiri oleh Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn, Menteri Perdagangan Kerajaan Kamboja Cham Nimul, Wakil Menteri Pembangunan Ekonomi Federasi Rusia Vladimir Ilyichev, dan Wakil Menteri Perdagangan dan Industri Republik Filipina Allan B. Gepti, Presiden Kamar Dagang dan Industri Nasional Laos Oudet Souvannavong, CEO LinkAja Yogi Rizkian Bahar, Ketua EXIM Bank Malaysia Dato' Charon Wardini Mokhzani, Anggota Dewan (Menteri) untuk Integrasi dan Makroekonomi Komisi Ekonomi Eurasia Daniyar Imanaliev dan pembicara lainnya.
 
Program Forum mencakup topik-topik seperti nilai-nilai spiritual dan moral tradisional serta model hubungan negara-agama di Rusia dan negara-negara ASEAN, pengembangan kerja sama di bidang teknologi informasi dan AI, perdagangan internasional, ketahanan pangan dan konektivitas transportasi dan logistik antara Rusia dan negara-negara ASEAN, serta kerja sama antara EAEU dan ASEAN di bidang energi, infrastruktur, dan kerja sama industri.

 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(ANN)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan