Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad siap bertarung lagi dalam pemilu. Foto: AFP
Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad siap bertarung lagi dalam pemilu. Foto: AFP

Mahathir Isyaratkan Bertarung Jika Ada Percepatan Pemilu Malaysia

Internasional politik malaysia mahathir mohamad
Fajar Nugraha • 15 Juli 2020 09:42
Kuala Lumpur: Mantan Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengatakan dirinya akan tetap turun tangan jika ada percepatan pemilu. Namun Mahathir menegaskan akan bertarung di bawah partai politik baru.
 
Tokoh berusia 95 tahun itu juga mengatakan akan terus berkampanye tetapi mengisyaratkan tidak memainkan peran kunci. Hal ini disampaikannya saat diwawancara oleh situs Hong Kong Investvine.
 
Dirinya juga ditanya tentang kemungkinan mengadakan pemilihan umum di tengah iklim politik yang tidak stabil saat ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Saya akan menjadi sangat tua pada saat pemilu itu. Saya mungkin akan 'berada di belakang’, membantu orang lain. Membantu partai saya sendiri untuk bertanding dan mudah-mudahan (kami) bisa mendapatkan kursi,” ujar Mahathir kepada Investvine, pada 14 Juli yang dikutip dari Malaysiakini, Rabu 15 Juli 2020.
 
"Tetapi partai saya sendiri (Bersatu) sekarang terbagi menjadi dua. Satu pihak berkongsi dengan pemerintah dan bagian lainnya dengan saya. Mereka melakukan yang terbaik untuk memastikan bahwa saya tidak dapat bertarung atas nama partai,” tegas Mahathir.
 
"Jadi kita dihadapkan pada kemungkinan harus bertarung dengan nama partai yang berbeda, mungkin partai baru. Jadi situasinya saat ini sangat tidak pasti," jawabnya.
 
Pada Mei, Mahathir dan empat pendukungnya diusir dari Bersatu, partai yang ia dirikan sendiri. Partai Bersatu sempat bergabung dengan koalisi Pakatan Harapan yang mengalahkan koalisi Barisan Nasional yang dipimpin oleh mantan Perdana Menteri Najib Razak pada 2018.
 
Namun Partai Bersatu yang dipimpin oleh Muhyiddin Yassin memutuskan keluar dari Pakatan Harapan dan bergabung dengan koalisi yang dibentuk UMNO. Mereka akhirnya mendongkel Mahathir dari kekuasaan dan mengangkat Muhyiddin Yassin sebagai Perdana Menteri Malaysia pada Maret 2020.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif