Asisten Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Daniel J. Kritenbrik. Foto: Kedubes AS
Asisten Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Daniel J. Kritenbrik. Foto: Kedubes AS

Asisten Menlu Jawab Kehadiran AS di ASEAN Hingga Isu Aukus

Internasional indonesia-as ASEAN-AS AUKUS
Fajar Nugraha • 30 November 2021 17:08
Jakarta: Kehadiran Amerika Serikat (AS) dirasa kurang dibanding di masa pemerintahan mantan Presiden Barack Obama. Namun Asisten Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Daniel J. Kritenbrik memberikan jawaban mengenai hal itu.
 
Kritenbrik mengatakan, mengenai kehadiran AS, dirinya mendefinisikan kehadiran itu dalam lingkup yang cukup luas. Jika melihat perdagangan antara AS-ASEAN, alur investasi antara kedua pihak sangatlah besar.
 
Perusahaan-perusahaan AS terus menjadi investor besar di hampir seluruh negara ASEAN, jauh lebih besar dari negara lain. Menurutnya kehadiran ekonomi dan perdagangan sangat masif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“kehadiran kerja sama keamanan juga sangat penting. AS sudah lama dan akan tetap menjadi bagian kekuatan di Indo-Pasifik. Tentunya kedua militer kerap melakukan kerja sama dan beroperasi secara rutin di kawasan,” ujar Asisten Menlu Kritenbrik, saat ditemui wartawan di Gedung Kedutaan Besar AS di Jakarta, Selasa 30 November 2021.
 
“Seringkali militer kami bekerja sama dengan militer di ASEAN terutama dengan Indonesia. Kita melakukan banyak kerja sama, termasuk  sebagai rekan keamanan terbesar. Membangun kemampuan maritim Indonesia dan juga berbagai latihan bersama,” imbuhnya.
 
“Kita juga menyediakan persenjataan untuk militer Indonesia. Itu sebabnya kehadiran kami sangatlah penting,” tegas Kritenbrik.
 
Menjelaskan mengapa kedua negara memperkuat kerja sama keamanan, Kritenbrik menyebutkan bahwa Amerika Serikat meyakini bahwa seluruh negara memiliki kemampuan untuk memperkuat kedaulatannya. Ketika negara memiliki kemampuan itu, maka negara tersebut meningkatkan kestabilan kawasan menghadapi potensi konflik.
 
“Amerika Serikat yakin bahwa kami bisa makmur dan aman, jika sekutu kami juga makmur dan aman,” tegasnya.
 
“Kita juga menyediakan persenjataan untuk militer Indonesia. Itu sebabnya kehadiran kami sangatlah penting,” tegas Kritenbrik.
 
Selain itu, diplomat karier Kemenlu AS itu juga menggarisbawahi hubungan diplomatik antara Indonesia dan Amerika Serikat yang sangat aktif. Itu sebabnya dia hadir di Jakarta. Kritenbrik berharap akan sering datang dan akan lebih sering lagi melihat pejabat senior AS yang akan datang.
 
“Saya pikir tidak ada pertanyaan mengenai kehadiran AS di (kawasan) ini,” tambahnya.
 
Namun ada satu hal yang mengganjal dalam hubungan AS dan ASEAN yakni keberadaan Dubes AS untuk ASEAN. Mengenai Dubes AS untuk ASEAN, Kritenbrik menegaskan kebutuhan untuk memastikan setiap perwakilan diisi oleh duta besar. Tetapi dia memastikan bahwa perwakilan AS yang ada di ASEAN saat ini adalah seseorang yang sangat cakap dalam bertugas.

Quad dan Aukus

Amerika Serikat melakukan pertemuan Quad dengan India, Jepang dan Australia. Mereka juga membentuk pakta keamanan AUKUS antara Australia, Inggris dan AS sendiri.
 
Meskipun ada kedua bentuk kerja sama itu, Asisten Menlu Kritenbrik menggarisbawahi komitmen Amerika terhadap sentralitas ASEAN, terutama dukungan kepada ASEAN Outlook on Indo-Pacific. Baik Indo-Pasifik quad dan pakta AUKUS, didesain untuk menjadi tambahan.
 
“Kedua bentuk kerja sama itu didesain untuk memuktahirkan dan memberikan kontribusi kepada keamanan dan kesejahteraan bersama di kawasan. Tidak mungkin kerja sama itu berkompetisi dengan sentralitas ASEAN,” ucapnya.
 
“Kerja sama Amerika dengan seluruh negara di kawasan, ditujukan hanya untuk memperkuat peran sentralitas ASEAN,” tuturnya.
 
“Seperti yang ditegaskan Presiden (Joe) Biden, kami meyakini bahwa Indo-Pasifik sangat penting bagi keamanan dan kesejahteraan Amerika di masa depan,” ungkapnya.
 
Kritenbrik menjelaskan, Amerika Serikat hadir fokus untuk kerja sama dengan asean dan memperkuat kemitraan strategis dengan Indonesia. Setiap pihak bekerja sama dengan arah positif. Quad jelas merupakan kerja sama empat negara untuk isu keamanan, kesejahteraan. Sama seperti dengan Aukus, dimana tiga negara bergabung untuk memperkuat kerja sama keamanan.
 
Sekali lagi menurut Kritenbrik, bentuk kerja sama ini adalah tambahan untuk memperkuat kepentingan keamanan bersama. Ini juga berkontribusi untuk sentralitas ASEAN.
 
“Tidak diragukan keterlibatan ekonomi Amerika di Indo-Pasifik adalah bentuk kerja sama untuk meraih kemakmuran. Niat kami adalah, fokus kepada hal yang sangat penting terutama aspek ekonomi di abad 21 dan bekerja sama sebagai rekan terdekat demi memajukan tujuan itu,” katanya.
 
Bentuk kerja sama ini termasuk, energi bersih, ketahanan pasokan, ekonomi digital dan beberapa lainnya termasuk isu tenaga kerja dan bagaimana mengupayakan kerja samanya.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif