Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun (tengah). Foto: Dok.KBRI Beijing
Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun (tengah). Foto: Dok.KBRI Beijing

Kerja Sama Ekonomi Digital Paling Berpotensi Bagi Indonesia-Tiongkok

Internasional Tiongkok indonesia-tiongkok Ekonomi Digital Diplomasi Ekonomi Diplomasi Indonesia
Marcheilla Ariesta • 05 Mei 2021 05:45
Hainan: Duta Besar Republik Indonesia untuk Tiongkok, Djauhari Oratmangun mengungkapkan banyak sekali peluang kerja sama Indonesia dengan Negeri Tirai Bambu. Menurutnya, kerja sama di bidang ekonomi digital harus dimaksimalkan oleh Indonesia.
 
"Saat ini peluang kerja sama ke depan, pertamanya adalah peluang kerja sama di bidang ekonomi digital. Bidang ini memiliki potensi sangat besar bagi Indonesia dan Tiongkok," kata Djauhari dalam webinar Hubungan Terkini Indonesia-Tiongkok, Selasa, 4 Mei 2021.
 
Ia mengatakan sejak Januari saja sampai sekarang atau baru 4 bulan, Tiongkok sudah menambahkan 162 unicorn. Sementara itu, lebih dari 900 juta orang di Tiongkok sudah bertransaksi secara digital.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Menurutnya, pada 2025, ekonomi digital di Tiongkok akan meningkat hingga USD4,2 triliun. Djauhari menegaskan kerja sama di bidang ekonomi digital dengan Beijing harus menjadi salah satu prioritas utama.
 
Dalam webinar tersebut, Djauhari mengungkapkan jika ekonomi digital menjadi salah satu faktor Beijing bertahan dan terus maju perekonomiannya di tengah pandemi virus korona (covid-19).
 
Ia menambahkan, Indonesia tidak kalah baik di bidang ini. Apalagi sudah ada lima unicorn dan satu decacorn. "Transaksi ekonomi digital di Indonesia tahun 2020 mencapai Rp 44 miliar atau naik 44 persen dibanding 2019," terangnya.
 
Selain di bidang ekonomi digital, kerja sama yang berpotensi besar bagi kedua negara adalah kesehatan. Djauhari menuturkan saat ini Indonesia sering berkomunikasi dengan Tiongkok, terlebih terkait vaksin.
 
"Potensi kerja sama lainnya adalah perlindungan warga negara Indonesia kita lanjutkan terus karena ini adalah prioritas. Kemudian pengembangan sumber daya manusia melalui kerja sama pendidikan," ungkapnya.
 
Ia menambahkan, kerja sama di bidang pariwisata juga memiliki potensi besar. Djauhari berharap wisatawan asing, terutama dari Tiongkok bisa kembali melancong ke Indonesia lagi, terlebih setelah pandemi covid-19 usai.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif