Menlu Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly. Foto: Dok.Kemenlu RI
Menlu Retno Marsudi bertemu dengan Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly. Foto: Dok.Kemenlu RI

Temui Menlu Retno, Menhan Prancis Sinergikan Presidensi G20 dan Uni Eropa

Marcheilla Ariesta • 10 Februari 2022 18:31
Jakarta: Menteri Pertahanan Prancis, Florence Parly melakukan kunjungan ke Indonesia. Selain bertemu Menhan Prabowo Subianto, Parly juga melakukan pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Retno Marsudi.
 
Isu presidensi menjadi pembahasan keduanya. Prancis menjadi Presiden Uni Eropa untuk semester pertama 2022, sedangkan Indonesia memegang keketuaan G20 tahun ini.
 
"Pembahasan tentu bagaimana kedua presidensi ini dapat bersinergi agar menghasilkan sesuatu yang baik, khususnya dalam menangani pandemi dan percepatan pemulihan ekonomi," kata Kepala Biro Dukungan Strategis Pimpinan (BDSP) Kemenlu RI, Achmad Rizal Purnama, Kamis, 10 Februari 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Baca: Presiden Terima Kunjungan Menteri Angkatan Bersenjata Prancis.
 
Rizal menambahkan harapan Indonesia agar dapat membuat perubahan signifikan pada perundingan Indonesia-Europe Union CEPA saat presidensi Prancis di Uni Eropa.
 
Selain isu pertahanan, kunjungan Menhan Prancis ini untuk implementasi mekanisme 2+2, yaitu pertemuan Menteri Pertahanan dan Menteri Luar Negeri dua negara.
 
"Yang intinya platform ini dijadikan dasar Indonesia dan Prancis dapat mengembangkan kerja sama antara sinergi kebijakan luar negeri dan pertahanan, sehingga berkontribusi pada perdamaian dan stabilitas kawasan serta dunia," ungkap Rizal.
 
Isu lain seperti Indo-Pasifik dan perkembangan kawasan serta global juga menjadi perhatian kedua menteri.
 
Sementara itu, Indonesia sendiri baru memiliki tiga pertemuan 2+2, yakni dengan Australia, Jepang, dan yang terbaru, dengan Prancis. Mekanisme 2+2 ini dinilai menjadi kenaikan tingkat dari hubungan yang semakin solid dan substantif.
 
Dengan Prancis, kata Rizal, dialognya akan dimulai pada 2023.
 
"Kematangan kepercayaan di antara kedua negara untuk membahas permasalahan politik luar negeri dan pertahanan keamanan di satu forum tentu mengilustrasikan seberapa tingginya tingkat hubungan kedua negara pada sisi politik pertahanan keamanan, dan khususnya kerja sama di lingkup Indo-Pasifik," terangnya.
 
"Indonesia, sebagai pemain kunci yang menginisiasi kerja sama Indo-Pasifik, menjadi sangat penting digandeng oleh Prancis, sehingga forum ini terbentuk," pungkasnya.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif