Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: AFP
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: AFP

Anwar Berencana Undang Lawan Politik untuk Masuk Pemerintahannya

Fajar Nugraha • 25 November 2022 06:03
Sungai Long: Perdana Menteri baru Malaysia Anwar Ibrahim mengatakan, ia berencana untuk mengundang koalisi Perikatan Nasional (PN) yang merupakan saingan berat Pakatan Harapan (PH) dalam pemilihan umum, untuk bergabung dengan pemerintah persatuan yang dipimpinnya.
 
Berbicara pada konferensi pers pertamanya sebagai perdana menteri, Datuk Seri Anwar mengatakan hak mayoritas Melayu dan agama Islam di Malaysia akan dilindungi. Tetapi dia juga akan membela hak semua kelompok etnis lain dan semua wilayah Malaysia.
 
 “Saya mengusulkan agar Perikatan Nasional mempertimbangkan apakah mereka siap untuk mendukung pemerintah yang sekarang kuat dan stabil, untuk menegakkan dekrit Raja,” kata Anwar, seperti dikutip The Straits Times, Jumat 25 November 2022.
 
“Ini adalah pemerintah persatuan nasional. Semua dipersilakan dengan syarat bahwa Anda menerima aturan dasar pemerintahan yang baik, tidak ada korupsi, dan Malaysia untuk semua warga Malaysia,” tegasnya.
 
Konferensi pers diadakan di sebuah klub golf di Sungai Long dekat kota Kajang di negara bagian Selangor, di pinggir ibu kota Kuala Lumpur.
 
Sebelumnya pada Kamis, pemimpin PN Muhyiddin Yassin meminta Anwar untuk membuktikan mayoritas parlemennya. Jumlah tersebut di atas minimal 112 kursi yang dibutuhkan untuk menguasai 222 parlemen.
 
Tan Sri Muhyiddin pada Selasa menolak bergabung dengan pemerintah persatuan yang ditawarkan oleh Raja.
 
Pada Kamis, PM Anwar mengatakan akan menyerukan mosi percaya untuk menunjukkan mayoritasnya pada hari pertama sidang Parlemen, pada 19 Desember. “Jadi kekhawatiran legitimasi tidak akan muncul,” ujarnya.
 
Terlepas dari koalisi PH-nya, yang memiliki 82 kursi, Perdana Menteri Anwar mengatakan anggota pemerintah persatuannya adalah Barisan Nasional, dengan 30 kursi, dan Gabungan Parti Sarawak, dengan 23 kursi. Ini akan menghasilkan total 135 kursi.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif