Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: AFP
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim. Foto: AFP

Anwar Masih Butuh Waktu untuk Bentuk Kabinet Baru yang Ramping

Fajar Nugraha • 29 November 2022 18:45
Petaling Jaya: Diperlukan lebih banyak waktu untuk mempertimbangkan semua pandangan sebelum meluncurkan kabinet yang lebih ramping. Hal itu diungkapkan Perdana Menteri Malaysia Datuk Seri Anwar Ibrahim.
 
“Tidak seperti dulu, karena pemerintahan persatuan ini melibatkan banyak pihak. Sebelum mengambil keputusan, saya harus mendengarkan semua pandangan. Masalahnya sekarang kabinet akan dirampingkan,” kata Anwar, seperti dikutip The Straits Times, Selasa 29 November 2022.
 
Anwar berbicara tentang praktik sebelumnya sehubungan dengan penunjukan kabinet, di mana banyak penunjukan dilakukan.
 
Baca: Anwar Ibrahim Akan dengar Semua Pandangan Sebelum Pilih Kabinet.

“Sebelumnya, Anda bisa memasukkan 50, 60, 70 anggota dan jika itu tidak cukup, akan ada penunjukan utusan khusus dan penasehat. Saya tidak bersedia melakukan itu," tambahnya.
 
Anwar mengatakan, hal ini ketika berbicara kepada wartawan pada Senin setelah memimpin dewan kepresidenan Pakatan Harapan pertama sejak pengangkatannya sebagai perdana menteri.
 
Ada spekulasi baru-baru ini tentang penunjukan menteri Kabinet setelah pembentukan pemerintah persatuan.
 
Sementara itu, atas pernyataan Anggota Parlemen Bukit Gelugor Ramkarpal Singh bahwa mosi percaya tidak diperlukan saat Parlemen bersidang pada 19 Desember. Anwar sendiri mengatakan, Ramkarpal benar karena Pakatan telah mendapatkan mayoritas.
 
“Ini juga dibahas. Kami berpandangan bahwa seharusnya tidak hanya soal pemenuhan konstitusi. Saya pikir persepsi politik tentang legitimasi juga penting,” tutur Anwar.
 
“Jadi kami akan melanjutkan mosi percaya pada 19 Desember,” pungkasnya.
 
(FJR)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif