KBRI Singapura meminta Indonesia waspada dengan lonjakan kasus covid-19. Metro TV
KBRI Singapura meminta Indonesia waspada dengan lonjakan kasus covid-19. Metro TV

Kasus Covid-19 di Singapura Naik, KBRI Minta Indonesia Lakukan Hal Ini

Internasional Singapura kbri singapura covid-19 pandemi covid-19 protokol kesehatan Vaksinasi covid-19 Newsline
MetroTV • 24 September 2021 17:26
Singapura: Singapura disebut tengah menghadapi gelombang keenam lonjakan kasus covid-19. Terdapat sejumlah pelajaran yang harus diadaptasi oleh Indonesia atas kemunculan gelombang ini.
 
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mencatat, kasus baru positif covid-19 di Singapura tengah menyentuh angka 1.457 kasus per Kamis, 23 September 2021. Pemerintah Singapura pun menyatakan tidak menduga lonjakan tinggi ini. 
 
"Indonesia harus antisipasi varian baru Lambda dan Mu, batasi pintu masuk, gencarkan vaksinasi dan protokol kesehatan, dan pengawasan dengan teknologi," saran Duta Besar Luar Biasa & Berkuasa Penuh (LBBP) Republik Indonesia (RI) untuk Singapura, Suryo Pratomo, dalam tayangan Newsline di Metro TV, Jumat, 24 September 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pria yang biasa disapa Tomi ini menyebutkan saat ini Singapura melakukan pengawasan total berbasis teknologi, seperti Aplikasi TraceTogether dan sistem pemantauan isolasi mandiri bagi penyintas covid-19. 
 
Tomi menyatakan, umumnya penularan kasus di Singapura terjadi di sejumlah tempat perlintasan. "Kalau ada satu orang positif di satu tempat, orang yang berada dekat orang itu akan diSMS, diminta untuk datang ke klinik dan melakukan tes PCR," jelas dia. 
 
Baca: Pengamat Singapura Tegaskan Kebijakan Covid-19 Negaranya Dinilai Efektif
 
Tomi menerangkan, Pemerintah Singapura belum memberlakukan pengetatan terkait lonjakan ini. Namun, sejumlah sekolah dasar (SD) diinstruksikan untuk belajar dari rumah mulai Senin, 27 September 2021.
 
"Singapura tidak membatasi sekolah tetapi khawatir, terutama anak SD kelas satu sampai lima. Ini hanya untuk menjaga agar anak jangan sampai tertular," beber Tomi. 
 
Ia berharap Indonesia terus melakukan antisipasi dan belajar dari lonjakan kasus yang terjadi di Singapura. Tomi meminta berbagai pengawasan di tempat publik harus dimaksimalkan.
 
"Di Singapura ada yang disebut Ambassador Covid-19, petugas ini memantau masyarakat. Masker turun di bawah hidung saja langsung ditegur oleh ambassador," ia mencontohkan. (Nadia Ayu)
 
Saksikan tayangan lengkapnya di sini.
 
(SYN)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif