Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Arrmanatha Nasir dianugerahi tanda kehormatan tertinggi Pemerintah Prancis, Légion d’Honneur. Foto: KBRI Paris
Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis Arrmanatha Nasir dianugerahi tanda kehormatan tertinggi Pemerintah Prancis, Légion d’Honneur. Foto: KBRI Paris

Dubes RI di Paris Raih Tanda Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Prancis

Fajar Nugraha • 18 November 2021 16:48
Paris: Duta Besar Republik Indonesia untuk Prancis, Monako, Andorra, dan UNESCO, Arrmanatha Nasir dianugerahi tanda kehormatan tertinggi Pemerintah Prancis, Légion d’Honneur dengan gelar Commandeur de la Légion d’Honneur. Acara pemberian tanda penghargaan diselenggarakan pada Rabu malam, 17 November 2021 di Kementerian Urusan Eropa dan Luar Negeri Prancis di Paris, yang lebih dikenal dengan sebutan ‘Quai d’Orsay’.
 
Dubes Arrmanatha Nasir menerima penghargaan atas kontribusi, peran, dan langkahnya dalam memperkuat hubungan bilateral Indonesia-Prancis. Dikenal sebagai Duta Besar yang sering bekerja di luar kebiasaan tradisional dalam diplomasi, selama dua setengah tahun di Paris, Dubes Arrmanatha Nasir yang akrab disapa Dubes Tata, telah banyak berkontribusi dalam mempererat kerja sama politik, sosial budaya, dan ekonomi Indonesia-Prancis.
 
“Berbagai kemajuan yang telah dicapai dalam hubungan Indonesia-Prancis, tidak lepas dari keberhasilan kedua negara untuk secara kreatif menjembatani perbedaan posisi dan prioritas untuk memajukan kepentingan bersama,” ujar Dubes Tata, dalam keterangan tertulis KBRI Paris, yang diterima Medcom.id, Kamis 18 November 2021.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Kita berhasil bekerja beyond business as usual dalam memajukan hubungan bilateral”, disampaikan Dubes Tata dihadapan puluhan tamu undangan.
 
Lebih lanjut disampaikan bahwa di tengah pandemi covid-19, yang mengharuskan berbagai kegiatan kehidupan terpaksa terhenti, intensitas kerja sama kedua negara justru meningkat.
 
Hal ini terlihat dari diperkuatnya berbagai mekanisme kerja sama bilateral kedua negara seperti melalui perjanjian kerja sama pertahanan (Defence Cooperation Agreement) termasuk  peningkatan kerja sama di bidang industri pertahanan. Dibentuknya forum dialog maritim, guna membahas dan mencari solusi atas berbagai tantangan maritim yang dihadapi kedua negara; serta dalam waktu dekat juga akan segera ditandatangani rencana aksi yang merupakan roadmap kegiatan untuk 5 tahun ke depan guna memperkuat kerja sama strategis kedua negara.
 
Dubes RI di Paris Raih Tanda Penghargaan Tertinggi dari Pemerintah Prancis
Duta Besar RI untuk Prancis Arrmanatha Nasir. Foto: KBRI Paris
 

Selain itu keberhasilan hubungan Indonesia-Prancis juga tidak terlepas dari intensitas hubungan people-to-people, seperti oleh para pengusaha, anggota parlemen dan mahasiswa. Hal ini dapat dilihat dari kepedulian para pengusaha kedua negara saat pandemi covid-19. Melalui kerja sama dengan tim satgas covid-19, berbagai perusahaan Prancis turut mendukung upaya penanganan covid-19 di Indonesia. Sebaliknya disaat kecukupan APD (Alat Pelindung Diri) menjadi tantangan di Prancis perusahaan Indonesia turut mendukung beberapa kebutuhan.
 
Di hadapan para Dubes ASEAN di Paris yang juga turut hadir, Dubes Tata juga menekankan kerja sama bilateral Indonesia-Prancis ke depannya akan semakin diperkuat dengan diterimanya Prancis sebagai mitra pembangunan ASEAN. Disampaikan bahwa kemitraan Prancis dengan ASEAN yang didorong para Dubes ASEAN di Paris, memiliki makna strategis bagi pembangunan di kawasan Asia Tenggara, serta membuka peluang pengembangan kerja sama lebih luas di kawasan Indo-Pasifik.
 
Pemberian tanda penghargaan tertinggi Pemerintah Prancis, Légion d’Honneur, harus melalui proses panjang, yang harus diajukan oleh pejabat setingkat Menteri setelah melalui sejumlah prosedur dan pertimbangan internal. Penentuan pangkat atau gelar penghargaan ditetapkan oleh Presiden Prancis dan akan dituangkan dalam surat keputusan yang diterbitkan dalam jurnal resmi (journal officiel) Pemerintah Prancis. Tanda penghargaan tersebut memiliki beberapa tingkatan yaitu Grand Croix, Grand Officier, Commandeur, Chevalier, dan Officiers.
 
Pemerintah Prancis sendiri tercatat telah memberikan tanda penghargaan tertinggi ini kepada beberapa pejabat negara Republik Indonesia, atas jasa dan peran serta yang diberikan dalam peningkatan hubungan bilateral kedua negara. Untuk Commandeur de la Légion d’Honneur, pejabat RI yang tercatat menerima antara lain Menteri Luar Negeri RI periode 1988-1999, Ali Alatas,  Mohamad Rachmat Karta Kusuma (mantan Panglima TNI), Sanusi (mantan Kepala Polisi RI), dan mantan Wapres RI Try Sutrisno yang kala itu selaku Sekretaris Jenderal TNI AD.
 
Dubes RI Paris sebelumnya juga pernah menerima tanda penghargaan serupa pada 1996 yang dianugerahkan kepada Dubes Wiryono Sastrohandoyo.
 
Légion d’Honneur merupakan tanda penghargaan nasional Prancis tertinggi yang dianugerahkan atas nama Presiden Prancis. Tanda penghargaan ini dirancang oleh Napoléon Bonaparte pada tahun 1802, dan hingga saat ini dikenal sebagai tanda penghargaan Prancis paling tua yang dianugerahkan.
 
Penganugerahan tanda penghargaan ini diberikan pada akhir masa tugas Dubes Tata selaku Dubes RI Paris, sebelum menuju tempat penugasan baru sebagai Duta Besar RI/Wakil Tetap Delegasi RI untuk PBB di New York, Amerika Serikat (AS) di akhir bulan ini.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif