Ferdinand Marcos Jr memimpin dalam survei pemilu di Filipina. Foto: AFP
Ferdinand Marcos Jr memimpin dalam survei pemilu di Filipina. Foto: AFP

TPS Ditutup, Penghitungan Suara Pilpres Filipina Dimulai

Internasional politik filipina filipina Pemilu Filipina Ferdinand Marcos Jr Leni Robredo
Fajar Nugraha • 09 Mei 2022 19:43
Manila: Penghitungan suara sedang berlangsung dalam pemilihan Filipina pada Senin 9 Mei 2022 saat tempat pemungutan suara (TPS) ditutup. Ferdinand Marcos Jr difavoritkan untuk memenangkan pemilihan presiden.
 
“Tempat pemungutan suara secara resmi ditutup pada pukul 7.00 malam, tetapi pemilih dalam jarak 30 meter dari daerah pemilihan masih akan diizinkan untuk memberikan suara mereka,” kata pejabat pemilihan, seperti dikutip Channel News Asia.
 
Jutaan rakyat Filipina memadati tempat pemungutan suara pada Senin, dengan prospek yang tinggi untuk kembalinya kekuasaan yang dulu tak terpikirkan untuk keluarga Marcos. Terutam 36 tahun setelah orang kuat Ferdinand Marcos digulingkan dalam pemberontakan "kekuatan rakyat".

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Sejak sebelum subuh, pemilih bermasker membentuk antrian panjang untuk memberikan suara mereka di 70.000 tempat pemungutan suara di seluruh nusantara.
 
Sepuluh kandidat bersaing untuk menggantikan Presiden Rodrigo Duterte dalam pemilihan yang dilihat oleh banyak orang sebagai momen yang membuat atau menghancurkan demokrasi Filipina yang rapuh.
 
Tetapi hanya Marcos Jr dan saingannya Leni Robredo -,wakil presiden petahana- memiliki peluang yang kredibel untuk menang.
 
Sekitar 18.000 jabatan, mulai dari wakil presiden, kursi di Senat dan Dewan Perwakilan Rakyat hingga wali kota, gubernur, dan anggota dewan juga diperebutkan.
 
Jajak pendapat menempatkan Marcos, yang dikenal sebagai ‘Bongbong’, memimpin dari saingannya dengan lebih dari 30 poin persentase dalam pemilihan presiden, setelah menduduki puncak setiap jajak pendapat tahun ini.
 
Itu berarti Robredo akan membutuhkan lonjakan akhir atau jumlah pemilih yang rendah jika dia ingin menang.
 
Jumlah pemilih tampak tinggi, kata pejabat pemilihan, yang akan menguntungkan Marcos. Para pejabat mengatakan, mereka tidak melihat gangguan besar, meskipun polisi sedang menyelidiki pembunuhan tiga orang di dekat tempat pemungutan suara.
 
Penghitungan suara tidak resmi dapat memberikan indikasi pemenang dalam beberapa jam setelah penutupan.
 
Marcos, 64, memberikan suaranya di provinsi asalnya, Ilocos Norte, dikelilingi oleh pengawal dan ditemani oleh anggota keluarga, termasuk putranya yang mencalonkan diri untuk kongres.
 
Ditanya oleh seorang reporter bagaimana pemungutan suara berlangsung, dia berkata: "Tidak apa-apa", sebelum meninggalkan tempat pemungutan suara.
 
Marcos tidak menampilkan platform kebijakan nyata tetapi kepresidenannya diharapkan memberikan kelanjutan dari pemimpin lama Duterte, yang pendekatannya yang kejam dan kuat terbukti populer dan membantunya mengkonsolidasikan kekuasaan dengan cepat.
 
Putrinya, Sara Duterte-Carpio, diperkirakan akan memenangkan kursi wakil presiden. Meskipun presiden dan wakil presiden dipilih secara terpisah, Marcos dan Duterte-Carpio sejajar.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif