Ruth Sitepu (kanan) hilang bersama suaminya Joshua Hilmy pada 2016. Foto: The Star
Ruth Sitepu (kanan) hilang bersama suaminya Joshua Hilmy pada 2016. Foto: The Star

WNI Hilang di Malaysia Sejak 2016, Keluarga Minta Kejelasan

Internasional malaysia wni wni hilang perlindungan wni
Fajar Nugraha • 15 April 2022 16:06
Kuala Lumpur: Ruth Sitepu dilaporkan menghilang sejak 2016 bersama dengan sang suami, Joshua Hilmy. Joshua yang merupakan pastor adalah warga negara Malaysia.
 
Keluarga Ruth Sitepu mengatakan mereka akan menerima berita apa pun tentang dia –,bahkan jika itu tentang jenazahnya,– dan menemukan kejelasan atas kepergiannya pada 2016.
 
"Kami hanya ingin kejelasan. Jika mereka memang meninggal, tolong kembalikan jenazahnya atau bahkan tulangnya kepada kami," kata Ram Ram Elisabeth, adik Ruth, dalam keterangannya, dikutip dari The Star, Jumat 15 April 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ram Ram mengatakan dia sangat percaya bahwa ada orang yang tahu apa yang terjadi pada saudara perempuannya dan Joshua.
 
Joshua berasal dari Taiping di Perak, Malaysia, sedangkan istrinya Ruth berasal dari Indonesia.
 
Ram Ram juga mengucapkan terima kasih atas komitmen Komisi Hak Asasi Manusia Malaysia (Suhakam) beserta dukungan baik dari Malaysia maupun Indonesia yang telah maju membantu.
 
Sebelumnya, Suhakam telah menyimpulkan bahwa hilangnya Joshua Hilmy dan istrinya Ruth Sitepu adalah ‘kasus penghilangan paksa’.
 
Komisaris Suhakam Datuk Seri Hishamuddin Yunus mengatakan, penghilangan mereka dilakukan oleh seseorang atau orang-orang yang tidak dikenal di bawah persetujuan pihak berwenang.
 
“Meskipun panel tidak menemukan bukti bahwa mereka diculik oleh agen negara, namun mencatat bahwa kelalaian pihak berwenang untuk menyelidiki kasus ini dengan rajin telah menghambat kemajuan penyelidikan,” katanya setelah merilis temuan penyelidikan publik atas hilangnya kedua orang itu.
 
Sementara itu, Kedutaan Besar Indonesia untuk Malaysia mengatakan bahwa Pemerintah Malaysia harus melakukan penyelidikan lebih mendalam dan menyeret pelaku ke pengadilan.
 
"Kami mendesak pemerintah Malaysia untuk tidak beristirahat sampai kasus ini diselesaikan, karena keluarga Ruth Sitepu, serta masyarakat di Indonesia dan Malaysia berhak mengetahui kebenaran dan memulihkan perdamaian dalam hidup mereka," pungkas pihak Kedubes dalam sebuah pernyataan.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif