Presiden Joko Widodo lakukan komunikasi lewat telepon dengan PM Jepang Yoshihide Suga. Foto: Media Indonesia
Presiden Joko Widodo lakukan komunikasi lewat telepon dengan PM Jepang Yoshihide Suga. Foto: Media Indonesia

Telepon Jokowi, PM Jepang Ingin Perkuat Kerja Sama Keamanan Maritim

Internasional jokowi joko widodo indonesia-jepang Yoshihide Suga
Fajar Nugraha • 14 Oktober 2020 06:48
Jakarta: Presiden Joko Widodo melakukan komunikasi melalui telepon dengan Perdana Menteri Jepang Yoshihide Suga pada Selasa 13 Oktober 2020. Kemitraan strategis menjadi isu utama perbincangan ini.
 
Menurut Kedutaan Besar Jepang di Jakarta, komunikasi telepon itu berlangsung selama kurang lebih 10 menit mulai pukul 14:25.
 
“Jepang berniat untuk membangun hubungan yang istimewa dengan Presiden Joko Widodo dan mempererat kemitraan strategis dengan Indonesia yang memiliki nilai-nilai dasar yang sama dan hubungan historis di berbagai bidang,” sebut PM Suga kepada Presiden Jokowi pada 13 Oktober, dikutip dari keterangan tertulis Kedubes Jepang, Rabu 14 Oktober 2020.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Presiden Jokowi pun menyampaikan selamat atas pelantikan Suga sebagai Perdana Menteri Jepang yang baru menggantikan Shinzo Abe. Jokowi juga menyampaikan keinginan untuk meningkatkan hubungan Indonesia dan Jepang sebagai mitra yang penting.
 
PM Suga menambahkan bahwa Jepang tetap mempromosikan‘Free and Open Indo-Pacific(FOIP)’dan mendukung penuh‘ASEAN Outlook on the Indo-Pacific(AOIP)’yang dipromosikan Indonesia.
 
“Kami ingin memperdalam kerja sama di berbagai bidang termasuk pembangunan infrastruktur, pembinaan sumber daya manusia, keamanan maritim antara Jepang dan Indonesia,” tutur PM Suga.
 
Jokowi pun menanggapi dengan: “Kami berniat untuk bekerja sama dengan Jepang secara erat guna menanggapi berbagai tantangan di kawasan".
 
Kedua pemimpin negara memastikan kerja sama menjelang KTT ASEAN. Selain itu, Perdana Menteri Suga menyampaikan harapan beliau agar Indonesia mendukung penyelesaian masalah Korea Utara termasuk isu penculikan warga negara Jepang.
 
(REN)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif