Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Twitter/Menlu_RI)
Menteri Luar Negeri Retno Marsudi. (Twitter/Menlu_RI)

Perempuan Berperan Penting dalam Diplomasi Perlindungan WNI

Internasional kemenlu perlindungan wni Diplomasi Indonesia
Marcheilla Ariesta • 25 Agustus 2021 12:46
Jakarta: Peran perempuan dalam diplomasi perlindungan warga negara Indonesia (WNI) dinilai penting dan krusial. Tugas mereka sama, atau bahkan lebih berat, dibanding para diplomat laki-laki.
 
"Kementerian Luar Negeri mengapresiasi khusus seluruh diplomat perempuan yang mengambil peran dan tanggung jawab dalam hal perlindungan, menyingsingkan lengan baju, membantu mengayomi dan melindungi lebih dari 11 juta WNI di luar negeri," kata Staf Ahli Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Indonesia di Luar Negeri, Siti Nugraha Mauludiah, Rabu, 25 Agustus 2021.
 
Ia mengatakan, peran diplomat perempuan mutlak dibutuhkan Kemenlu dalam membantu perlindungan WNI. Siti menuturkan, pengarusutamaan gender yang disahkan dalam UU Nomor 21 tahun 2020 di akhir tahun lalu menjadi pedoman para diplomat perempuan dalam menjalankan tugas mereka.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


UU tersebut juga disesuaikan dengan kebijakan di Kemenlu.
 
"Perencanaan pelaksanaan tupoksi responsif gender tercermin dengan peningkatan anggaran Kemenlu sebagai hasil dari peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dalam implementasi perencanaan dan penganggaran," ucapnya.
 
Indonesia juga mendorong peran perempuan dalam media negosiasi perdamaian di kawasan Asia Tenggara. Indonesia, kata Siti, menjadi pelopor peran perempuan dalam operasi misi perdamaian PBB.
 
Dalam kesempatan sama, Direktur Jenderal Hukum Perjanjian Internasional, Damos Damoli Agusman menuturkan, peran perempuan di direktoratnya sangat penting. Pasalnya, diplomat perempuan memiliki kelebihan tersendiri dalam proses negosiasi.
 
Sementara Direktur Protokol dan Konsuler Kementerian Luar Negeri, Andy Rachmianto, mengatakan bahwa saat ini tercatat ada 743 diplomat perempuan di Kemenlu RI.
 
"Dari jumlah itu, 305 diplomat perempuan ditempatkan di luar negeri," terang Andy.
 
"Sebagian dari mereka memegang peran penting sebagai pelaksana fungsi konsuler atau yang bertanggung jawab langsung pada pelayanan dan perlindungan WNI di luar negeri," imbuhnya.
 
Andy menambahkan, para diplomat perempuan yang terliban dalam kerja perlindungan WNI di luar negeri memiliki ketangguhan dan dedikasi yang tinggi. "Ini teruji," tegasnya.
 
Ia menuturkan, peran diplomat perempuan sangat signifikan dalam pencapaian Kemenlu, terutama di bidang perlindungan WNI. "Jadi kita harus mengapresiasi peran para diplomat perempuan dalam membantu pekerjaan ini," pungkas Andy.
 
Baca:  Menlu Retno: Perempuan Merupakan Bagian Erat Diplomasi Indonesia
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif