Petugas mengevakuasi puluhan jasad korban feri tenggelam ke pelabuhan Sadarghat, Bangladesh, Senin 29 Juni 2020. (Foto: AFP)
Petugas mengevakuasi puluhan jasad korban feri tenggelam ke pelabuhan Sadarghat, Bangladesh, Senin 29 Juni 2020. (Foto: AFP)

Kapal Feri Tenggelam di Bangladesh, 32 Orang Tewas

Internasional kapal tenggelam bangladesh
Willy Haryono • 30 Juni 2020 06:40
Dhaka: Sedikitnya 32 orang tewas dan banyak lainnya masih dinyatakan hilang dalam insiden kapal feri tenggelam di Bangladesh. Feri bernama Morning Bird itu tenggelam usai bertabrakan dengan kapal lain di sungai Buriganga, yang berada dekat pelabuhan terbesar di Bangladesh, Sadarghat.
 
Dilansir dari BBC, Senin 29 Juni 2020, Morning Bird berasal dari sebuah desa di wilayah pusat Bangladesh dan mengangkut sekitar 50 orang pada saat kejadian.
 
Kecelakaan kapal feri merupakan hal yang sering terjadi di Bangladesh. Salah satu penyebab utama insiden semacam itu adalah kelebihan muatan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penyebab lainnya adalah minimnya standar keselamatan. Banyak feri di Bangladesh tenggelam karena tidak layak berlayar, terlebih saat cuaca buruk melanda.
 
Sejumlah saksi mata mengatakan kepada media lpkal bahwa banyak penumpang Morning Bird terjebak di kabin usai bertabrakan dengan sebuah kapal. Rangkaian foto dari lokasi memperlihatkan puluhan jasad korban yang dievakuasi petugas dari kapal.
 
Morning Bird disebut-sebut tenggelam saat berusaha berlabuh di Sadarghat usai bertabrakan. Sadarghat adalah pelabuhan utama Bangladesh yang biasa digunakan sebagai tempat berlabuh ratusan kapal di Bangladesh.
 
Abul Khair, seorang penyelam dari dinas pemadam kebakaran, mengatakan kepada kantor berita AFP bahwa timnya telah mengevakuasi sedikitnya 30 jenazah, termasuk beberapa anak-anak.
 
Sebanyak 20 penumpang lainnya masih dinyatakan hilang.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif