Seorang pegawai sedang bekerja di sebuah supermarket di Bentong, Pahang, Malaysia pada 14 Januari 2021. (Mohd RASFAN / AFP)
Seorang pegawai sedang bekerja di sebuah supermarket di Bentong, Pahang, Malaysia pada 14 Januari 2021. (Mohd RASFAN / AFP)

Warga Malaysia Diimbau Tidak Panic Buying Jelang Pengetatan MCO

Willy Haryono • 22 Mei 2021 09:03
Kuala Lumpur: Warga Malaysia diminta tidak melakukan panic buying atau membeli barang-barang secara berlebihan menjelang pengetatan aturan Perintah Kawalan Pergerakan (MCO) terkait pandemi Covid-19. Kementerian Perdagangan dan Urusan Konsumen Malaysia menegaskan, kebutuhan bahan-bahan pokok di seantero negeri dipastikan aman selama berlangsungnya MCO.
 
Direktur penegakan aturan Kemendag Malaysia, Azman Adam, mengaku telah melakukan pengawasan rantai pasokan untuk memastikan semua bahan-bahan pokok terpenuhi selama pemberlakuan MCO 3.0.
 
Ia menyebut panic buying hanya akan berujung pada penimbunan bahan-bahan pokok di sebagian masyarakat.

"Pihak kementerian telah melakukan pemeriksaan nasional pada setiap harinya untuk memastikan ketersediaan pasokan, terutama selama periode MCO 3.0," ucap Adam, dilansir dari laman The Straits Times pada Sabtu, 22 Mei 2021.
 
"Kami mengimbau konsumen untuk hanya membeli barang dalam kuantitas yang diperlukan. Segala perubahan dalam hal perilaku konsumen, seperti membeli dalam jumlah besar, hanya akan mengganggu pasokan lokal," sambungnya.
 
Jumat kemarin, Malaysia mengumumkan rencana memperketat MCO, termasuk pembatasan di beberapa sektor ekonomi dan sosial.
 
Baca:  Malaysia Laporkan 6.806 Kasus Covid-19 dalam Sehari
 
Kantor perdana menteri Malaysia mengumumkan bahwa detail pengetatan MCO akan diumumkan Menteri Senior Klaster Keamanan Ismail Sabri Yaakob pada Sabtu ini.
 
Sementara itu, Ketua Asosiasi Pergerakan Konsumen Johor MD Salleh Sadio, menyambut baik langkah kementerian yang terus memantau rantai pasokan. "Pemantauan dapat meyakinkan konsumen mengenai pasokan bahan pokok selama MCO," ucapnya.
 
"Namun konsumen juga harus pintar dalam membeli hanya yang mereka butuhkan, dan tidak membeli dalam kuantitas besar," sambung Salleh.
 
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan