Kepala Desa Pogungjurutengah, Slamet Widodo ditemani pocong untuk mengimbau warga tidak mudik. (Foto: Istimewa)
Kepala Desa Pogungjurutengah, Slamet Widodo ditemani pocong untuk mengimbau warga tidak mudik. (Foto: Istimewa)

Ketika Pocong Makin Mendunia karena Covid-19

Fajar Nugraha • 15 April 2020 10:32
Jakarta: Banyak cara dilakukan untuk mengawal warga agar tetap di rumah selama merebaknya wabah virus korona covid-19. Salah satu yang dilakukan adalah menggunakan hantu lokal seperti pocong untuk menakuti warga agar tetap di rumah.
 
Baca: Pocong di Purworejo Dinobatkan sebagai 'Duta Antimudik.
 
Tak dikira, ternyata cara unik ini mampu menarik perhatian dari media internasional. Mulai dari media Asia, Timur Tengah hingga Eropa menyoroti ‘pengerahan’ pocong untuk memperingatkan warga tetap di rumah.

Gulf News menulis tajuk “’Ghosts' scare Indonesians indoors and away from COVID-19” yang berarti “Hantu menakuti warga Indonesia untuk Tetap di Rumah dan Menjauhi Covid-19”. Media yang bermarkas di Uni Emirat Arab ini menjelaskan apa itu pocong.
 
“Pocong adalah hantu yang ditutupi kain kafan dan berwajah putih bak penuh dengan bedak serta lingkar mata hitam. Ini adalah hantu Indonesia yang mewakili mereka yang sudah meninggal namun masih terperangkap,” tulis Gulf News mengenai pocong.
 
Sementara South China Morning Post menyebutkan pengerahan pocong ini untuk menakuti warga Indonesia agar takut atas penyebaran virus korona.  Media Hong Kong itu menuliskan judul “‘Ghosts’ deployed to scare Indonesians into staying home to slow spread of the coronavirus”.
 
Media Prancis France24 tidak mau kalah memberitakan tentang ‘pocong pengawas’ ini. “Scare tactics: Indonesian town deploys ‘ghosts’ to battle coronavirus” , itu adalah judul yang digunakan oleh France24 yang berarti “Taktik penyebar ketakutan: Kota di Indonesia kerahkan hantu berperang melawan virus korona”.
 
CNN pun tidak ingin ketinggalan menyoroti tentang keberadaan pocong melawan covid-19 ini. Lewat artikel berjudul “'Ghosts' try to spook people off streets during coronavirus in Indonesia” atau “Hantu coba takuti warga di jalan saat virus korona mewabah di Indonesia”, CNN menceritakan kalau pocong bukan hantu yang ‘lincah’.
 
Menurut CNN, pocong bergerak secara melompot karena tangan dan kaki terikat di bersama kain kafan.
 
BBC juga menulis kisah mengenai pocong ini. Intinya pun sama, mereka melihat kreativitas warga untuk memperingatkan lainnya agar tetap di dalam ketika virus korona merebak.
 
Jumlah kasus positif covid-19 di Indonesia menurut data Kementerian Kesehatan pada Selasa 14 April sudah mencapai 4.839 kasus. Sebanyak 459 orang meninggal dunia dan 426 lainnya berhasil sembuh.
 

 

 
Informasi lengkap tentang perkembangan penanganan pandemi covid-19 bisa langsung diakses di sini (embed:  https://www.medcom.id/corona)
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan