Topan Vamco memporak-porandakan Filipina. Foto: AFP.
Topan Vamco memporak-porandakan Filipina. Foto: AFP.

Korban Tewas Topan Vamco Filipina Terus Bertambah

Internasional filipina Topan Vamco
Marcheilla Ariesta • 13 November 2020 19:10
Manila: Polisi dan militer Filipina bergabung dalam pencarian korban dan orang hilang akibat Topan Vamco. Topan ini menewaskan sebanyak 42 orang di Manila dan provinsi terdekat.
 
Topan Vamco merupakan badai kuat ketiga yang melanda negara itu dalam beberapa pekan terakhir. Hujan deras akibat topan menggenangi daerah dataran rendah Manila dan sekitarnya.
 
Para warga terjebang di atap dan balkon rumah mereka. Saat air banjir surut, penduduk mulai kembali ke rumah, memperlihatkan skala kerusakan yang dibuat Vamco.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Di Kota Marikina, barang-barang rumah tangga tertutup lumpur dan bertumpuk di jalanan.
 
"Semua rumah di sini terendam lumpur dan air," kata Mike Rusio, salah seorang penduduk, dilansir dari Channel News Asia, Jumat, 13 November 2020.
 
Dari data publikasi polisi, 42 orang dilaporkan meninggal dan 43 terluka. Sementara itu, 20 orang lainnya dinyatakan masih hilang.
 
Topan secara berturut-turut terjadi delapan kali dalam dua bulan terakhir. Bencana alam ini menambah tantangan pemerintah dalam memerangi infeksi virus korona (covid-19) dan resesi ekonomi.
 
Di antara korban jiwa, lima orang tewas dan enam lainnya hilang akibat tanah longsr di Kota Banaue. Sementara tiga orang tewas tertimpa gedung runtuh di Provinsi Cavite.
 
Pihak berwenang berjanji untuk mendistribusikan makanan dan kebutuhan pokok lainnya kepada para korban. Banyak diantara korban masih dalam masa pemulihan dari topan Molave dan Goni yang juga menewaskan puluhan orang di negara itu.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif