Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam wawancara khusus dengan Medcom.id di Jakarta, 24 Mei 2022. (Medcom.id / Harianty)
Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun dalam wawancara khusus dengan Medcom.id di Jakarta, 24 Mei 2022. (Medcom.id / Harianty)

Bagi Palestina, Indonesia adalah Negara Penting untuk Bantu Capai Kemerdekaan

Fajar Nugraha • 17 Agustus 2022 07:42
Jakarta: Kemerdekaan Palestina masih tetap menjadi fokus politik luar negeri Indonesia. Di forum-forum internasional, isu Palestina tidak ketinggalan diangkat oleh Indonesia.
 
Palestina merupakan salah satu pendukung awal kemerdekaan Indonesia di tahun 1945. Dari tahun ke tahun, Indonesia berusaha membalas jasa Palestina dengan mendukung perjuangan meraih kemerdekaan di wilayah mereka yang diduduki Israel. Indonesia bertekad akan terus mendukung Palestina hingga akhir.
 
Medcom.id berkesempatan mewawancarai Duta Besar Palestina untuk Indonesia Zuhair Al-Shun di kediamannya di Jakarta, pada Juni 2022 lalu.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Dubes Zuhair memberikan pandangannya mengenai hubungan Indonesia-Palestina sejauh ini, serta membahas berbagai isu kawasan serta global yang menjadi perhatian bersama.

Kita semua melihat meningkatnya aksi kekerasan pasukan Israel terhadap Palestina dalam beberapa bulan terakhir. Dapatkah Anda mengelaborasi, apa sebenarnya yang memicu aksi kekerasan ini?

Sebenarnya hal seperti ini sudah biasa dilakukan Israel. Jadi ini merupakan sikap politik yang sudah biasa dilakukan Israel. Jadi kami sudah terbiasa.
 
Mereka memang terbiasa menciptakan konflik-konflik di wilayah Timur Tengah, khususnya di Palestina. Kami sudah terbiasa dengan hal ini.
 
Mereka juga suka membuat konflik dengan menyerang kompleks Masjid Al-Aqsa dan tempat-tempat lain di Palestina.
 
Dari sisi Israel, mereka mengatakan bahwa aksi kekerasan belakangan ini disebabkan oleh serangan dari kubu Palestina, termasuk penembakan di Tel Aviv pada tanggal 7 April 2022. Apa pendapat Anda mengenai hal ini?
 
Seperti yang sudah dikatakan sebelumnya, mereka (Israel) memang tabiatnya seperti itu. Mereka sering membicarakan hal-hal sesat dan menyesatkan negara-negara internasional. Mereka juga kerap menyesatkan para wartawan.
 
Contoh yang paling dekat adalah penembakan terhadap Shireen (Abu Akleh), seorang wartawan dari media Aljazeera yang ditembak kepalanya. Setelah peristiwa itu terjadi, mereka mencoba mencari-cara dalih atas penembakan tersebut. Saat masalahnya dibawa ke hukum internasional, mereka malah mencari-cari hal lain.

Masih terkait aksi kekerasan ini, apa yang bisa dilakukan Otoritas Palestina (PA) untuk mencegah peristiwa serupa terulang di masa mendatang?

Hal pertama adalah ketahanan dalam melakukan perlawanan terhadap Israel. Di sisi lain, PA juga melawan Israel dengan cara diplomasi. PA melakukan hal-hal yang perlu dilakukan untuk melawan Israel melalui diplomasi.
 
Selanjutnya, kami juga meminta kepada hukum internasional untuk memberikan perlindungan untuk Palestina. Tapi selama ini tidak ada hal seperti itu, tidak ada perlindungan internasional. Maka tidak ada cara lain bagi Palestina kecuali dengan perlawanan.
 
Kami mencari perdamaian. Tetapi apa sebenarnya perdamaian itu? Perdamaian adalah ketika kami mendapatkan kembali tanah-tanah yang mereka rampas dan kami dapat hidup nyaman dengan negara-negara lain. Ketika ini tidak terpenuhi, ketika hukum internasional tidak melindungi kami, maka kekerasan yang dilakukan Israel akan terus terjadi.

Warga Palestina di seluruh dunia merayakan Hari Nakba pada setiap tahunnya. Dapatkah Anda memberikan gambaran mengenai apa sebenarnya Hari Nakba?

Sebenarnya konflik ini dimulai dari Deklarasi Belfour yang menjanjikan tanah untuk zionis. Sebenarnya mereka sudah punya tanah di dekat Uni Soviet. Tetapi terkait dengan Deklarasi Belfour itu, ada pembagian tanah, yakni 56 persen untuk Israel dan 44 persen untuk Palestina.
 
Walau ada pembagian seperti ini, Israel tidak merasa puas. Mereka menyerang tempat-tempat lain. Setelah melancarkan berbagai serangan, tanah Israel bertambah sebanyak 22 persen, yang menjadikan luasnya kini mencapai kisaran 78 persen.
 
Di tahun 1967, Israel menjajah Quds atau Yerusalem dan Gaza. Kejadian inilah yang disebut Nakba. Nakba adalah kejadian yang zalim. Karena kejadian ini, jutaan warga Palestina 'mengungsi' ke seluruh dunia, termasuk ke Yordania, Suriah dan tempat-tempat lainnya. Jumlah para pengungsi Palestina ini sekitar 7 juta.
 
Kami memperingati Hari Nakba, yang belum lama ini diperingati pada tanggal 15 Mei lalu. Itu adalah peringatan Hari Nakba ke-74. Para pengungsi Palestina ini masih memegang kunci dari rumah-rumah yang telah diambil oleh orang-orang Israel. Mereka ini memiliki harapan, bahwa suatu saat nanti dapat kembali ke rumah-rumah mereka.
 
Perdana Menteri Israel di tahun 1990-an berkata bahwa orang-orang Palestina akan mati suatu saat nanti. Tetapi, jenderal-jenderal (Palestina) yang sekarang berjuang mempertahankan tanah mereka, adalah kelahiran tahun 1980 dan 1990-an. Mereka lah orang-orang yang berjuang saat ini. Perlawanan itu tidak akan mati.

Rasa sakit dari Nakba masih tetap dirasakan warga Palestina hingga saat ini. Apa yang membuat Palestina tetap kuat dalam melawan Israel?

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, tentu saja kami tetap kuat, karena kami memiliki hak untuk berjuang dan mencapai tujuan-tujuan kami. Masyarakat kami sangat kuat seperti yang Anda sebutkan tadi, karena kami memperjuangkan hak-hak kami. Saat seseorang berjuang penuh dalam mempertahankan haknya, maka tidak ada pihak mana pun yang dapat mengalahkan dirinya. Kami akan mencapai keberhasilan.

Ketahanan diri masyarakat Palestina begitu kuat. Mengapa bisa sekuat itu?

Sudah disebutkan dalam Al-Quran, dalam surat Al-Maidah ayat 22, bahwa "sesungguhnya di tanah itu ada orang-orang yang amat kuat dan kokoh." Orang-orang yang sangat kuat itu adalah orang-orang Palestina.

Politikus perempuan Amerika Serikat Rashida Tlaib memperkenalkan Nakba Palestina ke Kongres AS. Apa pendapat Anda mengenai hal tersebut?

Sebenarnya bukan hanya di Kongres Amerika Serikat, tapi di tempat-tempat lain juga menyuarakan tentang melawan kezaliman. Seperti di Eropa, di Indonesia, bahkan di Afrika dan tempat-tempat lainnya, mereka tidak berdiri bersama Israel. Mereka menyuarakan apa yang menjadi keinginan masyarakat Palestina. Menurut saya itu adalah perbuatan yang terpuji dan memang sesuatu yang harus dilakukan.

Menteri Keuangan Israel Avigdor Lieberman menyerukan boikot terhadap Presiden PA Mahmoud Abbas. Apa pendapat Anda mengenai seruan tersebut?

Lieberman adalah orang yang datang dari Rusia. Saya rasa lebih baik Lieberman pulang saja ke Rusia. Dia, dan orang-orang yang akan datang setelahnya, mereka akan kalah dan kembali ke daerah asalnya.
 
Mahmoud Abbas adalah seseorang yang masyhur, seseorang yang sudah dikenal banyak orang. Beliau adalah presiden dari negara Palestina.
 
Sementara Lieberman dan kawan-kawannya, mereka adalah musuh. Mereka akan melakukan apa pun yang dibutuhkan untuk melawan Palestina. Kita semua sudah tahu bahwa mereka membunuh anak-anak, menghancurkan rumah-rumah, dan melakukan kejahatan lainnya.
 
Suatu saat nanti, Lieberman dan kawan-kawannya akan pergi dari Israel, dan kemenangan itu akan datang untuk Palestina.

Mengenai hubungan Indonesia-Palestina, apa pendapat Anda mengenai upaya Indonesia yang terus menerus mendukung Palestina untuk mencapai kemerdekaan?

Hubungan Indonesia-Palestina adalah hubungan yang sangat kuat, baik di level antar presiden, menteri, maupun diplomasinya secara keseluruhan. Bagi Palestina, Indonesia adalah negara yang sangat penting. Indonesia memiliki peran penting dalam memprioritaskan isu Palestina, menjadi isu nomor satu dalam pembahasan di level internasional. Suara Indonesia didengar banyak negara di forum internasional.

Masih mengenai isu hubungan Indonesia-Palestina, apa yang harus Indonesia lakukan lebih banyak dalam mendukung Palestina di masa mendatang? Area-area apa saja yang harus lebih difokuskan oleh Indonesia?

Indonesia memiliki peran penting, seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya. Mengenai bantuan-bantuan yang bisa diberikan oleh Indonesia, hal terpenting adalah di bidang diplomasi dan politik. Dua bidang ini penting agar Indonesia bisa terus menaikkan isu ini, menjaga agar isu ini tetap hidup sampai Palestina bisa merdeka dan masyarakatnya mendapat semua hak-hak mereka.
 
Kami juga berharap agar Indonesia terus memberikan bantuan di berbagai bidang, entah itu di bidang politik, ekonomi, atau lainnya, agar Palestina bisa mencapai kemerdekaan dan bisa mandiri sebagai bangsa.
 
Baca:  Indonesia Punya Peranan Penting Bagi Perjuangan Kemerdekaan Palestina
 
(WIL)




LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif