Ferdinand Marcos Jr memimpin sementara dalam penghitungan suara pilpres Filipina. Foto: AFP
Ferdinand Marcos Jr memimpin sementara dalam penghitungan suara pilpres Filipina. Foto: AFP

Anak Mantan Diktator Memimpin Sementara Hitung Suara Pilpres Filipina

Internasional politik filipina filipina Pemilu Filipina Ferdinand Marcos Jr Leni Robredo
Fajar Nugraha • 09 Mei 2022 21:07
Manila: Pada pukul 20:59 malam, situs web hasil Komisi Pemilihan Umum (Comelec) Filipina mulai melaporkan hasil perhitungan suara pemilu. Menunjukkan 61,45 persen hasil suara (ER) telah diterima.
 
Menurut situs tersebut, 65.245 dari 106.174 ER lokal diterima pada saat itu, dua jam setelah jadwal penutupan tempat pemungutan suara di daerah-daerah yang mengalami sedikit atau tidak ada masalah pemungutan suara.
 
“Berdasarkan transmisi ketiga ke server media, 53,50 persen wilayah dilaporkan pada 21:01, dengan Ferdinand ‘Bongbong’ Marcos Jr. memimpin dengan 17.541.799 suara dan Leni Robredo mengikuti dengan 8.311.501 suara,” laporan hasil yang dikutip dari Rappler, Senin 9 Mei 2022.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Manny Pacquiao tertinggal dengan 1.486.592 suara, Isko Moreno mengikuti dengan 1.188.776 suara, dan Ping Lacson dengan 567.761 suara.
 
Untuk pemilihan wakil presiden, Sara Duterte memimpin dengan 17.155.745 suara, dan Kiko Pangilinan mengikuti dengan 5.276.161 suara.
 
ER diharapkan dari lebih dari 107.000 mesin penghitung suara (VCM), tetapi proses ini mungkin terhambat karena banyak VCM yang tidak berfungsi dan kartu SD yang hilang.
 
Menjelang cut-off, pemilih masih mendesak Comelec untuk memperpanjang jam pemungutan suara untuk mengakomodasi mereka, karena tidak dapat memberikan suara karena VCM yang salah dan antrean panjang karena protokol kesehatan terkait pandemi.
 
Komisaris Comelec George Garcia mengatakan bahwa pada Senin, 10 pagi, setidaknya 1.867 kasus VCM yang tidak berfungsi telah diselesaikan.
 
Casquejo mengatakan pada pukul 4.00 sore bahwa 168 atau 0,15 persen dari 107.345 VCM dan 176 kartu SD ditemukan rusak.
 
Pada pemilu 2019, Comelec melaporkan bahwa 961 dari 85.769 VCM atau 1,1 persen rusak, sementara 801 VCM rusak pada pemilu nasional 2016.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif