Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Najib Razak diperintahkan untuk lanjutkan persidangan korupsi. Foto: AFP
Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Najib Razak diperintahkan untuk lanjutkan persidangan korupsi. Foto: AFP

Malaysia Perintahkan Persidangan Korupsi Istri Mantan PM Najib Razak

Fajar Nugraha • 18 Februari 2021 16:30
Kuala Lumpur: Pengadilan Malaysia pada Kamis 18 Februari 2021 memerintahkan Rosmah Mansor, istri mantan Perdana Menteri Najib Razak, untuk mengajukan pembelaan. Dia dihadapkan dalam persidangan korupsi terkait dengan proyek jutaan dolar yang disetujui saat mantan perdana menteri itu masih bersidang kekuasaan.
 
Puluhan dakwaan korupsi diajukan terhadap pasangan itu setelah Najib kalah dalam pemilihan 2018, di tengah kemarahan populer atas dugaan korupsi dan gaya hidup mewah mereka setelah penggerebekan polisi mengungkapkan Rosmah memiliki perhiasan dan tas mewah senilai jutaan dolar.
 
Pengadilan Tinggi Kuala Lumpur memutuskan bahwa penuntutan telah berhasil membuktikan alasan yang cukup untuk melanjutkan kasus tersebut.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Ini adalah temuan saya bahwa penuntut telah menghasilkan bukti yang dapat dipercaya untuk membuktikan setiap elemen pelanggaran. Saya sekarang meminta terdakwa untuk mengajukan pembelaan," kata hakim Mohamed Zaini Mazlan dalam keputusannya, seperti dikutip Bernama.
 
Rosmah, 69 tahun, mengatakan kepada pengadilan bahwa dia akan bersaksi di bawah sumpah saat menjadi saksi dalam proses pembelaan.
 
Rosmah menghadapi tiga tuduhan meminta dan menerima suap yang melibatkan sejumlah 194 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp673,7 miliar untuk membantu sebuah perusahaan, Jepak Holdings. Suap itu diberikan untuk mengamankan proyek tenaga surya.
 
Dari jumlah itu, jaksa menuduh Rosmah mengatur agar 187 juta Ringgit Malaysia atau Rp649,3 miliar dibayarkan sebagai sumbangan politik kepada Najib. Sementara dia juga menerima dua suap senilai 6,5 juta Ringgit Malaysia atau sekitar Rp22,5 miliar.
 
Suap tersebut diduga diterima melalui mantan petugas khusus Rosmah, Rizal Mansor, sebagai hadiah untuk membantu Jepak Holdings mengamankan Proyek Terpadu Sistem Surya Fotovoltaik Hibrid. Uang itu juga digunakan untuk pemeliharaan dan pengoperasian gen-set diesel untuk 369 sekolah pedesaan Sarawak senilai 1,25 miliar Ringgit Malaysia.
 
Ini dikatakan telah terjadi melalui negosiasi langsung dengan Kementerian Pendidikan. Tindakan tersebut diduga dilakukan di Lygon Cafe di Sunway Putra Mall, kediaman Rosmah di Jalan Langgak Duta dan di Seri Perdana di Putrajaya antara Januari 2016 dan September 2017.
 
Jika terbukti bersalah, dia bisa dipenjara hingga 20 tahun dan didenda setidaknya lima kali lipat dari jumlah yang ditentukan dalam dakwaan. Pada Juli, Najib dinyatakan bersalah melakukan korupsi dan dia telah dijatuhi hukuman 12 tahun penjara menyusul putusan bersalah dalam persidangan 1Malaysia Development Berhad (1MDB).
 
Najib telah mengajukan banding atas keputusan tersebut. Pasangan itu membantah melakukan kesalahan, dengan mengatakan tuduhan itu bermotif politik.
 
Sementara kasus Rosmah akan dilanjutkan pada 9 Juni.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif