Menlu Retno Marsudi lakukan pertemuan dengan Perwakilan Tinggi/Wakil Presiden Uni Eropa, Josep Borrell Fontelles. Foto: Kemenlu
Menlu Retno Marsudi lakukan pertemuan dengan Perwakilan Tinggi/Wakil Presiden Uni Eropa, Josep Borrell Fontelles. Foto: Kemenlu

Wakil Tinggi Uni Eropa Apresiasi Kepemimpinan Indonesia di G20 saat Masa Sulit

Fajar Nugraha • 07 Juli 2022 06:13
Bali: Menteri Luar Negeri RI Retno Marsudi melaksanakan pertemuan bilateral dengan High Representative of the Union For Foreign Affairs and Security Policy (HR/VP) Uni Eropa, Josep Borrell Fontelles, pada 6 Juli 2022. Borrell berada di Bali dalam rangka menghadiri Pertemuan Menteri Luar Negeri G20 (FMM G20) pada 7- 8 Juli 2022.
 
“Menlu RI sampaikan apresiasi atas kehadiran HRVP (Perwakilan Tinggi/Wakil Presiden) Borrel dalam Pertemuan para Menlu G20. Menlu sangat hargai  kehadiran semua Menteri Luar Negeri G20, ditengah situasi dunia yang tengah hadapi tantangan,” sebut keterangan Kemenlu RI, yang dikutip dari situs resmi Kemlu.go.id, Kamis 7 Juli 2022.
 
“HRVP Borrel hargai kepemimpinan Indonesia dalam G20 dan apresiasi cara Indonesia mengelola kepemimpinannya ditengah situasi sulit ini. HRVP Borrel kembali sampaikan dukungan kuat terhadap presidensi Indonesia di G20,” imbuh keterangan itu.
 
Dalam Pertemuan, Menlu Retno dan HRVP Borrel membahas mengenai situasi di Ukraina, termasuk masalah rantai pasok pangan dan pupuk.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pertemuan bilateral antara Menlu Retno dan HRVP Borrel dilakukan terakhir pada Juni di Brussels, Belgia.
 
Dikutip dari pernyataan Misi Uni Eropa di Jakarta, Rabu, 6 Juli 2022, HVRP akan menggunakan kesempatan untuk menegaskan bahwa keadaan saat ini membutuhkan semakin ditingkatkannya multilateralisme dan solusi global," kata mereka.
 
"Uni Eropa mendukung mitranya untuk bekerja mencari solusi bersama dan mengatasi tantangan bersama-sama," sambung pernyataan tersebut.
 
Di sela pertemuan FMM G20, Borrell dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral dengan para menteri luar negeri yang hadir. Isu-isu yang dibahas selain regional dan bilateral, yakni dampak perang Rusia di Ukraina yang dirasakan secara global, terutama terhadap keamanan pangan.

 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif