PM SIngapura Lee Hsien Loong dalam KTT ASEAN-Tiongkok di tahun 2018. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)
PM SIngapura Lee Hsien Loong dalam KTT ASEAN-Tiongkok di tahun 2018. (Lillian SUWANRUMPHA / AFP)

PM Singapura: Sudah Saatnya ASEAN dan Tiongkok Saling Membuka Perbatasan

Willy Haryono • 22 November 2021 11:44
Singapura: Saat negara-negara di kawasan sudah membuat kemajuan signifikan dalam hal vaksinasi Covid-19, sudah waktunya bagi ASEAN dan Tiongkok untuk secara progresif saling membuka perbatasan, ucap Perdana Menteri Singapura Lee Hsien Loong pada Senin, 22 November 2021.
 
Hal tersebut meliputi pengembangan solusi digital dalam memfasilitasi pengakuan status sertifikat vaksin di masing-masing negara.
 
Berbicara dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Khusus ASEAN-Tiongkok, PM Lee juga menyambut baik langkah resmi ASEAN dalam meningkatkan hubungan dengan Tiongkok ke kemitraan strategis komprehensif.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Ini artinya, lanjut dia, kedua kubu akan bekerja sama di level yang lebih mendalam di berbagai area.
 
"Saya yakin peningkatan kerja sama ini akan bermanfaat, substantif, dan saling menguntungkan," tutur PM Lee, dilansir dari The Straits Times.
 
Ia mengatakan negara-negara di kawasan juga perlu berupaya meningkatkan Perjanjian Perdagangan Bebas ASEAN-Tiongkok, begitu juga dengan Perjanjian Transportasi Udara ASEAN-Tiongkok untuk mendukung penerbangan sipil dan pariwisata.
 
KTT yang digelar secara virtual dengan Presiden Xi Jinping ini digelar dalam memperingati 30 tahun hubungan dialog ASEAN-Tiongkok.
 
Baca:  Miliki Konsep Sejalan, Tiongkok Dukung Prinsip Indo-Pasifik ASEAN
 
Dalam KTT yang berlangsung selama satu hari ini, para pemimpin mendiskusikan cara memperkuat hubungan. Mereka juga bertukar pandangan mengenai pertumbuhan kawasan dan internasional.
 
PM Lee mencatat bahwa kedua kubu terus memperkuat kemitraan mereka terlepas dari kemunculan pandemi Covid-19. Ini terlihat dari ASEAN yang menjadi mitra dagang utama Tiongkok sepanjang tahun lalu.
 
Nilai perdagangan tahunan antar kedua kubu kini telah melampaui USD500 miliar.
 
(WIL)



LEAVE A COMMENT
LOADING

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif