Anwar Ibrahim klaim mendapat dukungan untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia. Foto: AFP
Anwar Ibrahim klaim mendapat dukungan untuk menjadi Perdana Menteri Malaysia. Foto: AFP

Anwar Ibrahim Diperalat untuk Lakukan Percepatan Pemilu Malaysia

Internasional anwar ibrahim malaysia politik malaysia
Fajar Nugraha • 25 September 2020 10:50
Kuala Lumpur: Anwar Ibrahim dijadikan umpan oleh pihak-pihak tertentu untuk menyerukan pemilihan umum lebih awal. Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Jenderal Barisan Nasional (BN) Tan Sri Annuar Musa, Jumat 25 September 2020.
 
Baca: Anwar Ibrahim Disebut Terlalu Berambisi Jadi Perdana Menteri Malaysia.
 
Anggota Parlemen Malaysia mewakili Ketereh itu mengatakan, klaim Anwar memiliki dukungan mayoritas anggota parlemen untuk membentuk pemerintahan hanyalah tipu muslihat atas nama politik.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


“Saya yakin (Anwar) telah dijadikan umpan untuk mempercepat pemilihan umum. Tidak lebih dari itu. Itulah yang kami sebut politik," sebut Annuar Musa, melalui Twitter, seperti dikutip Malay Mail, Jumat 25 September 2020.
 
“Namun siapa yang memancing dan siapa yang menangkapnya tidak diketahui. (Partai) Umno dan Muafakat Nasional (MN) memiliki kedudukan yang jelas dan pasti, tidak ada Anwar no DAP,” ujarnya.
 
“Siapapun yang ingin mengikuti mereka, dipersilakan. Yang mau mengikuti MN dipersilakan,” imbuhnya.
 
Komentar Annuar muncul menyusul pernyataan Presiden Umno Ahmad Zahid Hamidi sebelumnya yang mengatakan bahwa banyak anggota parlemen Umno dan BN mendukung presiden PKR Anwar Ibrahim. Pihak Partai Umno juga tidak akan menghentikan mereka untuk mendukungnya.
 
Baca: PM Malaysia: Anwar Perlu Buktikan Dukungan dari Mayoritas Parlemen.
 
Menyusul pernyataan Zahid, koalisi Perikatan Nasional telah mengeluarkan pernyataannya sendiri, yang antara lain ditandatangani oleh Annuar, menyatakan bahwa pihaknya terus mendukung Muhyiddin Yassin sebagai perdana menteri.
 
Awal pekan ini, Anwar mengaku mendapat dukungan mayoritas Dewan Rakyat untuk membentuk pemerintahan. Presiden Parti Keadilan Rakyat (PKR) itu juga mengumumkan akan mengadakan audiensi dengan Yang di-Pertuan Agong dalam waktu dekat.
 
(FJR)



FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif