Bendera Asia Afrika dalam upacara pengibaran bersama bendera PBB di Museum Asia Afrika. Foto: Kemenlu RI
Bendera Asia Afrika dalam upacara pengibaran bersama bendera PBB di Museum Asia Afrika. Foto: Kemenlu RI

Bendera PBB dan Negara Asia Afrika Dikibarkan di Museum KAA Bandung

Internasional pbb Konferensi Asia Afrika indonesia-pbb
Marcheilla Ariesta • 18 April 2022 10:28
Bandung: Bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan negara-negara Asia Afrika dikibarkan di Museum Konferensi Asia Afrika Bandung. Upacara pengibaran bendera dilakukan di depan Museum Konferensi Asia Afrika, Bandung, Senin, 18 April 2022.
 
Kegiatan ini dihadiri secara fisik dan daring oleh duta besar seluruh negara Asia dan Afrika dan berbagai tokoh lainnya. Penyelenggaraan kegiatan ini untuk memperingati 67 tahun Konferensi Asia Afrika.
 
Kepala Museum Konferensi Asia Afrika Dahlia Kusuma Dewi mengatakan, ada sekitar 280 anggota pengibar bendera dari gerakan Pramuka Kota Bandung yang berpartisipasi dalam upacara ini.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kiranya kegiatan ini dapat memberikan semangat baru bagi kita semua melalui komitmen Museum Konferensi Asia-Afrika dalam melestarikan dan mengobarkan semangat Bandung yang tidak pernah padam, untuk mewujudkan perdamaian dunia," katanya.
 
Hadir dalam kegiatan ini, Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum menuturkan, Bandung Spirit dan Piagam Dasasila Bandung sebagai hasil dari Konferensi Asia Afrika 1955 terus dirawat dan dikembangkan.
 
"Baik dalam dialog dan kebijakan kami. Tentunya ini yang kami kedepankan sebagai bagian dari dasar pola interaksi pemerintah Jawa Barat dengan segala pihak, teritama dengan publik," tutur Uu.
 
Ia menambahkan, ingin pembangunan yang inklusif tanpa diskriminasi di seluruh dunia.
 
Sementara itu, Perwakilan Kementerian Luar Negeri RI, Teguh Wardoyo mengajak semua masyarakat dunia untuk bekerja sama dalam masa pemulihan dari pandemi covid-19.
 
"Mari kita membawa semangat KAA ini ke berbagai komunitas kita. Sambil berharap KAA menjadi salah satu instrumen diplomasi publik dalam menyebarkan nilai dan semangat perdamaian," pungkasnya.
 
(FJR)



LEAVE A COMMENT
LOADING
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif