Saat ancaman Dorian belum usai, Badan Cuaca Nasional AS (NWS) mengatakan ada dua badai lainnya yang saat ini sedang terbentuk di Samudra Atlantik. Satu badai lainnya di juga terbentuk kawasan berbeda.
"Keseluruhan wilayah tropis di Atlantis sedang sangat aktif," kata NWS dalam keterangan di Twitter, disitat dari New York Post, Selasa 3 September 2019.
Salah satu yang terbentuk di Atlantik itu adalah Badai Tropis Fernand. NWS menyebut badai ini bergerak perlahan di lepas pantai Teluk Meksiko, dan mendekati pesisir Texas dengan kecepatan 64 kilometer per jam.
Pusat Badai Nasional AS (NHC) di Miami juga melaporkan bahwa satu badai tambahan -- baru teridentifikasi sebagai "Gangguan 2" -- sedang terbentuk di Atlantik. NHC memprediksi kemungkinan 50 persen "Gangguan 2" itu dapat berubah menjadi siklon dalam kurun waktu 48 jam ke depan.
Selain itu, NHC juga mengestimasi bahwa satu badai lainnya yang terbentuk di lepas pantai Afrika -- "Gangguan 1" -- "dapat berubah menjadi siklon" dengan tingkat kemungkinan 90 persen.
Kembali ke Bahama, Perdana Menteri Hubert Minnis menyampaikan langsung perkembangan terbaru mengenai Badai Dorian. "Jumlah korban terbaru saat ini mencapai tujuh orang," ujar PM Minnis.
"Saya khawatir jumlah korban tewas akan terus bertambah," lanjutnya.
Mendekatnya Dorian ke AS memicu pembatalan sejumlah penerbangan. Menurut data situs FlightAware, total 239 penerbangan keberangkatan dan 284 kedatangan di Bandara Internasional Fort Lauderdake-Hollywood dibatalkan.
Sebanyak 120 keberangkatan dan 115 kedatangan di Bandara Internasional Udara juga dibatalkan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News