Hubungan AS dan Kuba yang telah membeku selama puluhan tahun perlahan mencair. Kedua negara kini sudah bergerak menuju arah yang lebih positif.
"Selama beberapa bulan ini, kita semua menyaksikan sebuah kejadian yang menumbuhkan harapan: proses normalisasi antara dua orang (negara) setelah bersitegang selama bertahun-tahun," ucap Paus Fransiskus saat tiba di Havana, Kuba, Sabtu (19/9/2015).
"Saya mendesak para pemimpin politik (Presiden Barack Obama dan Presiden Raul Castro) untuk tetap berada dalam jalur ini dan mengembangkan semua potensinya, sebagai contoh rekonsiliasi bagi seluruh dunia," tambah dia, seperti dikutip AFP.
Dalam kunjungannya, Paus Fransiskus juga menegaskan dukungan Vatikan terhadap warga Kuba, yang selama ini mendapat pengawasan ketat di bawah rezim komunis.
Rekonsiliasi AS dan Kuba terus berkembang positif, salah satunya adalah penunjukan Jose Cabanas sebagai Duta Besar Kuba untuk AS.
Cabanas, yang pernah memimpin kedutaan besar de facto Havana di Washington sejak 2012 dan menjadi kuasa usaha ketika hubungan kedua negara secara normal diresmikan kembali pada 20 Juli 2015, menyampaikan mandatnya kepada Presiden Obama.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News