Seekor burung falcon berusaha menangkap mangsanya - AFP / KARIM SAHIB
Seekor burung falcon berusaha menangkap mangsanya - AFP / KARIM SAHIB

Flu Burung Muncul di Washington

Willy Haryono • 17 Desember 2014 13:04
medcom.id, Seattle: Departemen Agrikultur Amerika Serikat (USDA) mengonfirmasi penemuan virus flu burung pada sejumlah unggas dan burung liar di negara bagian Washington, Selasa (17/12/2014). Virus jenis H5 teridentifikasi pada spesies bebek pintail dan burung gyrfalcon.
 
USDA mengatakan virus jenis itu juga ditemukan di belahan dunia lainnya, dan sejauh ini belum ada catatan pernah menginfeksi manusia. Virus H5 belum belum ditemukan di semua peternakan komersil Negeri Paman Sam.
 
"Tidak ada alasan untuk panik. Penemuan ini tidak meningkatkan risiko pada warga," ujar Dokter Kristin Mansfield, dokter hewan Departemen Perikanan dan Hewan Liar Washington.

"Hanya ada sedikit risiko atau bahkan tidak ada sama sekali virus ini dapat menular pada manusia," sambung dia, seperti diwartakan Associated Press.
 
Juru bicara USDA Hector Castro menjelaskan virus yang ditemukan di burung gyrfalcon adalah H5N8, sementara di bebek pintail H5N2.
 
Wabah flu burung terjadi di British Columbia, negara bagian di Kanada. Sebanyak 155 ribu unggas mati terkena virus, sementara sisanya yang juga terjangkit akan disuntik mati.
 
 
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WIL)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan