Raul Castro dan Presiden Barack Obama (Foto: AP)
Raul Castro dan Presiden Barack Obama (Foto: AP)

Obama: AS Akan Tetap Galak dengan Kuba

Fajar Nugraha • 19 Desember 2014 09:28
medcom.id, Washington: Presiden Obama menekankan pentingnya kehadiran diplomatik di Kuba. Namun menurutnya AS, akan tetap galak dan lantang bagi kebebasan rakyat Kuba.
 
Menurut Obama, AS berada dalam posisi yang lebih baik untuk mempengaruhi negara-negara satu partai bila memiliki duta besar yang aktif.
 
"AS akan 'berbicara dengan lantang' bagi kebebasan rakyat Kuba," ujar Obama, seperti dikutip dari VOA Indonesia, Jumat (19/12/2014).

Setelah mengumumkan sebuah langkah menuju normalisasi hubungan dengan Kuba dan membuka sebuah kedutaan besar di negara pulau yang dipimpin oleh komunis itu, Obama menyebutkan banyak rencana untuk Kuba.
 
Obama menyampaikan kepada Presiden Kuba, Raul Castro, dia tidak berharap Presiden Castro akan tiba-tiba mengubah pemerintahannya, tetapi pergantian generasi di Kuba mungkin akan mengilhami hubungan lebih bersahabat di masa depan.
 
Obama juga menekankan pentingnya kehadiran diplomatik di Kuba, sambil menandaskan bahwa AS berada dalam posisi yang lebih baik untuk mempengaruhi negara-negara satu partai bila memiliki duta besar yang aktif.
 
“Sekaranglah saatnya melakukan pendekatan baru. Pengucilan selama 50 tahun ternyata tidak efektif,” tegas Presiden Obama.
 
Presiden Kuba Raul Castro juga menyampaikan sambutannya di Havana, seraya menyatakan, Obama pantas mendapatkan penghormatan dan pengakuan dari rakyat Kuba.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(FJR)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan