Tertimpa Pohon Tumbang Akibat Badai, Pria AS Tewas
Sebuah pohon yang tumbang akibat Badai Michael menerpa Amerika Serikat. (Foto: AFP).
Florida: Satu orang tewas akibat angin topan Michael, badai terkuat yang melanda Florida dalam beberapa dasawarsa. Michael melanda negara bagian tersebut dengan hujan deras, angin kencang, dan ombak yang menjulang tinggi.
 
Pria itu, asal kota Gadsden County, Greensboro, tewas ketika pohon tumbang menghantam rumahnya pada Rabu malam waktu setempat.
 
Juru bicara Sheriff Gadsden County, Anglie Hightower, mengatakan bahwa kru darurat telah menuju ke rumah pria itu. Tetapi kabel listrik yang putus dan jalan yang terhalang memperlambat upaya mereka.
 
Badai Michael melanda wilayah Florida Panhandle sebelumnya pada Rabu, hembusan angin mencapai 249 km per jam.
 
Namun kekuatannya segera berkurang dan turun ke kategori satu, delapan jam kemudian, dengan angin puncak 150 km/jam.
 
Ratusan ribu orang di 20 kota telah diberitahu untuk meninggalkan rumah mereka sebelum badai datang dan mereka yang tertinggal menghadapi pepohonan tumbang, pemadaman listrik, dan banjir besar.
 
Rekaman Pantai Meksiko menunjukkan air naik ke atap rumah dan beberapa bangunan copot dari fondasinya.
 
"Citra satelit evolusi Michael pada Selasa malam, dengan kata lain, mengejutkan," tulis Bob Henson, ahli meteorologi pada situs cuaca Weather Underground.
 
Tidak diketahui apa yang terjadi pada hampir 300 warga yang menolak untuk mengungsi. Bo Patterson, wali kota Port St Joe, di selatan Pantai Meksiko, berada di antara 2.500 orang di sana yang menentang perintah evakuasi.
 
Dia berkata: "Rasanya seperti Anda tidak tahu kapan pohon berikutnya akan jatuh di atas Anda karena itu bertiup begitu ganas".
 
"Sangat, sangat menakutkan. Kami mendapati pohon-pohon yang tumbang, hujan lebat," cetusnya, seperti dilansir dari Sky News, Kamis 11 Oktober 2018.
 
Para pejabat mengatakan, Michael adalah badai paling kuat yang terlihat di Florida Panhandle. Sebanyak 20.000 orang diperkirakan berada di tempat penampungan darurat di negara bagian itu pada akhir pekan.
 
Lebih dari 403.000 rumah dan bisnis tanpa listrik di Florida, Georgia, dan Alabama, yang juga terkena dampak badai. Badai itu juga diperkirakan akan menghantam Carolina Utara dan Selatan.
 
Kedua wilayah itu masih belum pulih dari Badai Florence, yang menyebabkan puluhan orang tewas dan menyebabkan kerugian miliaran dolar dalam kerusakan bulan lalu. Gedung Putih mengatakan Presiden Amerika Serikat Donald Trump akan mengunjungi daerah yang terkena dampak, pekan depan.



(FJR)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id