medcom.id, Washington: Presiden Amerika Serikat Barack Obama menegaskan dirinya tetap menolak langkah Palestina yang ingin bergabung dengan Pengadilan Kriminal Internasional (ICC). Lewat ICC, Palestina hendak mengejar tuntutan kejahatan perang terhadap Israel.
Obama menegaskan dukungannya pada Israel via sambungan telepon dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, Senin (12/1/2015) malam. Sang presiden menyebut Otoritas Palestina belum menjadi sebuah negara, sehingga tidak dapat bergabung dengan ICC.
Menurut Obama, pendaftaran diri Palestina ke ICC justru semakin memperburuk hubungannya dengan Israel.
Seperti diwartakan Associated Press, AS telah mengkaji ulang bantuan kemanusiaan ke Palestina akibat percobaan bergabung ke ICC.
Selain masalah Palestina, Obama juga memberitahu Netanyahu mengenai proses dialog nuklir Iran, yang akan dilanjutkan pekan ini di Swiss.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan