Warga AS melihat rumahnya yang hancur akibat diterpa tornado. (Foto: AFP).
Warga AS melihat rumahnya yang hancur akibat diterpa tornado. (Foto: AFP).

AS Bak Medan Perang setelah Dihantam 500 Tornado

Internasional amerika serikat tornado
Arpan Rahman • 31 Mei 2019 05:22
Idaho: Amerika Serikat (AS) dihantam 500 tornado dalam 30 hari terakhir. Pada Selasa rekor 40 tahun pecah menandai hari ke-12 beruntun sedikitnya delapan laporan tornado, menurut perkiraan para pengamat cuaca Amerika Serikat.
 
Cuaca buruk menyapu Midwest AS, melukai ratusan korban, dan menghancurkan bangunan, mendorong klaim daerah itu sudah tersisa ‘seperti zona perang’.
 
Sekitar 55 angin puting beliung diperkirakan mendarat pada Senin di delapan negara bagian yang membentang ke arah timur dari Idaho hingga Colorado.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Kansas City dilanda badai besar dan berbahaya pada Selasa, 12 orang dirawat di rumah sakit dan Bandara Internasional Kansas City untuk sementara menangguhkan penerbangan.
 
Pelancong dan karyawan harus berlindung di terowongan parkir mobil guna menghindari badai terburuk. Sekelompok puting beliung menyapu Indiana dan Ohio dan menyebabkan satu orang tewas dan setidaknya 130 terluka pada Selasa 28 Mei.
 
AS Bak Medan Perang setelah Dihantam 500 Tornado
Mobil milik warga yang terbalik usai dihantam badai. (Foto: AFP).
 
Atap hancur, rumah-rumah rubuh dari fondasinya, pepohonan tumbang, dan saluran listrik vital telah padam. Francis Dutmers dari Vandalia, yang berjarak sekitar 16 km dari Dayton di Ohio dan merupakan salah satu daerah yang paling parah, mengatakan ia bersembunyi bersama istrinya di ruang bawah tanah. Lantas jendela di rumahnya meledak dan sejumlah ruangan dipenuhi puing-puing.
 
Di Celina, Ohio, Melvin Dale Hanna yang berusia 82 tahun tewas ketika sebuah mobil yang diparkir terlontar ke rumahnya, seperti dikonfirmasi Wali Kota Jeffrey Hazel.
 
"Ada daerah yang benar-benar terlihat seperti zona perang," cetusnya, dilansir dari Sky News, Jumat 31 Mei 2019.
 
Peringatan cuaca membentang ke pantai timur melintasi kawasan Pennsylvania, New Jersey, dan New York City dalam keadaan siaga.
 
Dr Patrick Marsh, pakar meteorologi koordinasi peringatan di pusat prediksi badai Badan Cuaca Nasional (NWS), mencuit ada 500 laporan saksi mata tornado yang disaring selama 30 hari terakhir.
 
"Hanya empat periode dalam basis data resmi yang pernah melebihi 500 tornado diamati dalam 30 hari: 2003, 2004, 2008, dan 2011,” tutur Marsh.
 
AS Bak Medan Perang setelah Dihantam 500 Tornado
Kehancuran akibat tornado yang menghantam Amerika Serikat. (Foto: AFP).
 
Penglihatan manusia tetap menjadi alat penting dalam mendeteksi tornado, karena teknologi radar yang digunakan oleh para ahli meteorologi AS tidak dapat selalu "melihat" angin kencang. Jaringan pemantau badai digunakan di seantero negeri guna membilang angkanya.
 
"Kami memantau di wilayah yang belum dipetakan," kata Marsh kepada New York Times.
 
Mengacu pada 55 tornado pada Senin, Dr Marsh berkata wabah 50 atau lebih tornado bukan tidak biasa. Itu telah terjadi 63 kali dalam sejarah AS, dengan tiga contoh lebih dari 100 puting beliung.
 
Namun, ia bubuhkan, cuaca Senin tidak biasa karena membentang di wilayah geografis yang luas dan jumlah aktivitas puting beliung lainnya dalam beberapa pekan terakhir.
 
Cuaca ekstrem menjadi hasil dari tekanan tinggi di tenggara dan palung dingin yang luar biasa di atas pegunungan Rockies. Ini telah memaksa udara hangat dan lembab tersapu ke Midwest AS, memicu badai berbahaya.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif