Duta Besar Dian Triansyah Djani dan Wakil Tetap Barbados untuk PBB, Dubes Elizabeth Thompson tandatangani komunike pembukaan hubungan diplomatik. (Foto: Dok. PTRI New York).
Duta Besar Dian Triansyah Djani dan Wakil Tetap Barbados untuk PBB, Dubes Elizabeth Thompson tandatangani komunike pembukaan hubungan diplomatik. (Foto: Dok. PTRI New York).

Indonesia Buka Hubungan Diplomatik dengan Barbados

Internasional diplomasi luar negeri Indonesia-Barbados
Fajar Nugraha • 27 Juni 2019 08:58
New York: Wakil Tetap RI untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York, Duta Besar Dian Triansyah Djani dan Wakil Tetap Barbados untuk PBB, Dubes Elizabeth Thompson tandatangani Komunike Bersama pembukaan hubungan diplomatik RI-Barbados di kantor Perutusan Tetap RI untuk PBB di New York, Rabu 26 Juni 2019 waktu setempat.
 
“Pembukaan hubungan diplomatik ini akan semakin menguatkan hubungan bilateral kedua negara di bidang politik, ekonomi dan perdagangan, kebudayaan, termasuk dorong people-to-people contact,” ujar Dubes Djani seusai penandatanganan, dalam keterangan tertulis PTRI New York, yang diterima Medcom.id, Kamis, 27 Juni 2019.
 
"Pariwisata dan pendidikan merupakan sektor potensial dalam agenda bilateral kedua negara. Selain itu, kerja sama multilateral di bidang kelautan dan perubahan iklim juga menjadi sektor penting bagi hubungan Indonesia dengan Barbados," jelas Dubes Djani.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Penandatanganan ini secara resmi menandakan dimulainya hubungan diplomatik kedua negara. Barbados menjadi negara ke-190 yang memiliki hubungan diplomatik dengan Indonesia, dari total 193 negara anggota PBB.
 
Dubes Thompson sampaikan kegembiraan atas dibukanya hubungan diplomatik dengan Indonesia. Terutama mengingat kedua negara miliki banyak potensi kerja sama yang dapat dikembangkan ke depannya.
 
"Agar momentum pembukaan hubungan ini akan memperkuat kolaborasi dan koordinasi kedua negara di berbagai isu di forum internasional yang menjadi kepentingan bersama," ucap Dubes Thompson.
 
Indonesia Buka Hubungan Diplomatik dengan Barbados
Indonesia-Barbados buka hubungan diplomatik. (Foto: Dok.PTRI New York).
 
Sebagai negara yang cukup menonjol perannya dalam isu-isu kelautan di PBB, Barbados juga diundang oleh Pemerintah Indonesia untuk berpartisipasi pada pertemuan Archipelagic Islands States (AIS) Ministerial Meeting and AIS Startup and Business Summit yang akan diselenggarakan oleh Indonesia di Manado pada 30 Oktober - 1 November 2019.
 
Indonesia sebagai negara pendiri Gerakan Non-Blok dengan politik luar negerinya yang bebas aktif, serta peran penting dalam memimpin berbagai pembahasan isu global termasuk posisi sebagai Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan PBB saat ini, menjadikan Indonesia sebagai negara yang miliki potensi besar bagi Barbados. Disamping potensi di bidang ekonomi, perdagangan, pariwisata, pendidikan, dan peningkatan kapasitas.
 
Sementara itu, Barbados merupakan negara pulau anggota Caribbean Community (CARICOM) di Karibia, yang menjadi pasar non tradisional sekaligus pusat penyebaran produk ekspor, khususnya produk pendukung pariwisata Indonesia di kawasan Karibia.
 
Adapun wisatawan asing yang berkunjung ke Barbados mencapai 1 juta orang per tahunnya, sehingga Indonesia dan Barbados dapat saling berbagi pengalaman di sektor ini. Menurut World Bank, dengan penduduk sebanyak 285 ribu orang, Barbados termasuk kategori negara berpenghasilan tinggi.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif