medcom.id, Washington: Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama memperingatkan bahwa prospek nuklir kelompok militan Islamic State (ISIS) atau kelompok teroris lainnya adalah ancaman serius.
"Sekumpulan orang 'gila' akan menggunakan alat tersebut untuk membunuh orang sebanyak yang mereka bisa," ungkap Obama di KTT Keamanan Nuklir di Washington, seperti dikutip The Independent, Sabtu (2/4/2016).
Perdana Menteri Inggris, David Cameron yang juga hadir dalam KTT tersebut menawarkan bantuan untuk negara-negara lain guna memastikan para teroris tidak bisa mendapatkan bahan-bahan radioaktif.
"Kami tahu teroris yang kita hadapi saat ini ingin membunuh orang-orang di seluruh dunia. Mereka akan mendapatkan bahan dengan cara apapun," tambah Cameron.
Obama melanjutkan bahwa penjagaan keamanan bahan nuklir untuk negara-negara yang memiliki program nuklir sangat penting.
KTT Keamanan Nuklir ini diikuti oleh 52 negara, termasuk Indonesia. Wakil Presiden Republik Indonesia, Jusuf Kalla menghadiri KTT yang diselenggarakan di Washington ini.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan