Rashida Tlaib, anggota Kongres AS yang diambil sumpah dengan Alquran milik Thomas Jefferson. (Foto: AFP).
Rashida Tlaib, anggota Kongres AS yang diambil sumpah dengan Alquran milik Thomas Jefferson. (Foto: AFP).

Rashida Tlaib Disumpah dengan Alquran Milik Presiden AS

Internasional amerika serikat kongres as
Fajar Nugraha • 04 Januari 2019 16:35
Washington: Anggota Kongres Amerika Serikat (AS) yang mewakili negara bagian Michigan, Rashida Tlaib, mengambil sumpahnya dengan memegang Alquran yang dulu dimiliki oleh mantan Presiden AS Thomas Jefferson.

Tlaib adalah satu dari dua perempuan Muslim pertama dalam sejarah Amerika yang terpilih dan dilantik menjadi anggota Kongres. Mereka dilantik pada Kamis 3 Januari 2019.

“Ini penting bagi saya karena banyak orang Amerika berpikir bahwa Islam asing bagi sejarah Amerika,” kata politisi Partai Demokrat itu dalam wawancara dengan kantor berita Detroit Free Press, dikutip dari VOA Indonesia, Jumat, 4 Januari 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



“Bapak pendiri bangsa kita (Amerika) tahu lebih banyak soal Islam dibandingkan mereka yang sekarang duduk di Kongres,” lanjutnya. Biasanya, anggota dewan Amerika disumpah sambil memegang Alkitab. Mereka bersumpah melindungi konstitusi Amerika dari ‘semua musuh, baik asing maupun dari dalam negeri sendiri.’

Alquran milik Jefferson juga pernah digunakan wakil rakyat asal Minnesota, Keith Ellison, saat dia disumpah menjadi anggota Kongres 12 tahun lalu. Dia adalah lelaki Muslim pertama yang menjadi anggota Kongres dalam sejarah Amerika.

Keputusannya tersebut kala itu banyak ditentang oleh sejumlah anggota dewan Kristen konservatif.

Tlaib menyebut alasannya memilih disumpah sambil memegang Alquran ‘lebih ke politis daripada alasan agama’.

“Saya setuju dengan pemerintahan sekuler. Saya disumpah sambil memegang Alquran untuk menunjukkan bahwa warga Amerika beragam dan kita semua cinta keadilan dan kebebasan,” katanya kepada Detroit Free Press.

Pakaian Palestina

Saat pelantikannya, Tlaib, yang berdarah Palestina, menggunakan gaun tradisional Palestina, thobe, sesuai dengan janji di akun Instagramnya, 14 Desember lalu.

Tlaib menceritakan bahwa thobe bewarna merah yang dikenakannya itu dibuat oleh ibunya, yang pindah ke Amerika dari Tepi Barat saat si ibu masih berusia 20 tahun.

Motif pada gaun yang dikenakannya disebut memuat jejak sejarah turun-temurun keluarga Tlaib di Beit ‘Ur al-Foqa, dekat Ramallah. Nenek Tlaib sendiri masih tinggal di Tepi Barat.

Saat dilantik Tlaib turut ditemani dua orang putranya yang mencuri perhatian karena kerap berpose ‘dab’ saat ibu mereka bertugas di hari pertama.


Rashida Tlaib bersama anak-anaknya saat pelantikan. (Foto: AFP).


Alquran Thomas Jefferson

204 tahun lalu Presiden James Madison menyetujui aturan untuk membeli keseluruhan perpustakaan pribadi Thomas Jefferson. Hal itu dilakukan untuk mengisi Perpustakaan Kongre yang terbakar dalam perang 1812.

Di antara 6.487 buku yang dimiliki Jefferson, terselip Alquran yang dicetak pada 1734. Tentunya penemuan ini sangat mengejutkan di lingkungan masyarakat AS yang mayoritasnya Nasrani.

Berdasarkan pendapat sejarawan yang dikutip dari Smitsonian Magazine, kemungkinan Presiden ke-3 Amerika Serikat itu memiliki rasa ingin tahu besar atas perspektif berbagai agama. Jefferson membeli Alquran di saat dirinya mempelajari hukum dan dia kemungkinan membaca buku itu untuk memahami pengaruh Islam dalam sistem hukum dunia.

Tetapi fakta lain yang harus diperhatikan adalah, bagi yang hidup di Amerika di masa masih negara yang amat muda, Alquran berarti lebih. Beberapa peneliti memperkirakan sekitar 20 persen budak laki-laki dan perempuan yang berada di Amerika saat itu mayoritasnya Muslim.

Kehadiran Islam di Amerika Serikat tidak diketahui di antara warga pada Abad 18 dan 19. Seringkali Islam dipraktikan secara sembunyi-sembunyi atau bahkan dilebur dengan tradisi lain.

Adanya Islam pada pemerintahan awal Amerika Serikat adalah bukti bahwa keragaman agama di negara ini sangat dalam dan memiliki kerumitan sejarah yang sangat kompleks.


(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi