Dewan Keamanan PBB khawatirkan serangan Turki ke Kurdi. Foto: AFP
Dewan Keamanan PBB khawatirkan serangan Turki ke Kurdi. Foto: AFP

DK PBB Khawatir Situasi Kemanusiaan Suriah Usai Operasi Turki

Internasional dk pbb Turki serang Kurdi
Fajar Nugraha • 17 Oktober 2019 07:15
New York: Dewan Keamanan PBB (DK PBB) menyuarakan keprihatinan atas risiko memburuknya situasi kemanusiaan di timur laut Suriah dan pelarian militan Islamic State (ISIS). Tetapi DK PBB tidak membuat referensi ke atas serangan Turki terhadap milisi Kurdi di Suriah.
 
Dewan yang beranggotakan 15 negara itu menyetujui pernyataan singkat setelah bertemu untuk kedua kalinya sejak operasi Turki. Pertemuan pun dilakukan secara tertutup.
 
Serangan yang dilakukan Turki memaksa puluhan ribu warga sipil melarikan diri. Kondisi ini juga meningkatkan keraguan tentang nasib ribuan militan ISIS di penjara Kurdi.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Duta Besar AS untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa Kelly Craft mengatakan secara terpisah setelah pertemuan dewan bahwa Amerika Serikat meminta Turki untuk "berhenti merusak kampanye untuk mengalahkan ISIS, berhenti membahayakan warga sipil, berhenti mengancam perdamaian, keamanan dan stabilitas di kawasan itu, berhenti ofensif dan mendeklarasikan gencatan senjata segera."
 
Serangan Turki memaksa Amerika Serikat untuk menarik pasukannya keluar dari Suriah utara. Pasukan pemerintah Suriah, yang didukung oleh Rusia dan Iran, telah dengan cepat maju ke wilayah yang sebelumnya dipatroli oleh pasukan AS.
 
“Dewan menyatakan keprihatinan mendalam atas risiko penyebaran teroris dari kelompok-kelompok yang ditunjuk PBB, termasuk ISIS, dan juga sangat prihatin dengan risiko semakin memburuknya situasi kemanusiaan,” pernyataan Dewan Keamanan PBB, seperti dikutip The Star, Kamis, 17 Oktober 2019.
 
Pernyataan Dewan Keamanan tersebut disetujui oleh konsensus. Upaya Kamis lalu untuk menghasilkan pernyataan sempat mengalami kegagalan. Duta Besar Rusia untuk Rusia Vassily Nebenzia mengatakan kepada wartawan saat itu bahwa dewan "harus mempertimbangkan aspek-aspek lain dari krisis Suriah bukan hanya operasi Turki."
 
Dewan bertemu pada Kamis pekan lalu dan pada Rabu atas permintaan anggota Jerman, Prancis, Belgia, Inggris dan Polandia. Mereka bersama-sama meminta Turki untuk menghentikan aksi militernya.
 
"Kami sangat menyesal bahwa Turki belum menanggapi banding berulang dari sekutunya ini karena kami tidak percaya tindakan militer sepihak Turki akan mengatasi masalah keamanan yang mendasarinya," kata anggota DK PBB dari Eropa dalam sebuah pernyataan bersama pada Rabu.
 
"Tindakan militer Turki yang sedang berlangsung secara serius merusak stabilitas dan keamanan seluruh wilayah, mengakibatkan lebih banyak penderitaan warga sipil, pemindahan dan penghalang akses bantuan kemanusiaan yang parah," kata mereka.
 
Turki telah membenarkan tindakannya berdasarkan Pasal 51 Piagam PBB, yang mencakup hak individu atau kolektif untuk membela diri terhadap serangan bersenjata. Turki mengatakan kepada Dewan Keamanan PBB dalam sepucuk surat pekan lalu bahwa operasi militernya di Suriah utara akan 'proporsional, terukur, dan bertanggung jawab.'
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif