Ilustrasi oleh Medcom.id.
Ilustrasi oleh Medcom.id.

Penembakan di Sekolah AS, Dua Siswa Tewas

Internasional penembakan as
Fajar Nugraha • 15 November 2019 06:08
California: Seorang siswa melepaskan tembakan di sebuah sekolah menengah di California Selatan. Peristiwa ini menewaskan dua siswa.
 
Insiden itu juga melukai tiga lainnya, sementara pelaku menembak dirinya sendiri di kepala. Pihak berwenang mengatakan siswa itu dalam kondisi serius.
 
Penembakan itu terjadi pada Kamis, 14 November 2019 pukul 7:30 pagi waktu setempat di Saugus High School di Santa Clarita, sekitar 48 kilometer barat laut pusat kota Los Angeles.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Shauna Orandi, 16, mengatakan bahwa dia berada di kelas bahasa Spanyolnya mengerjakan pekerjaan rumah ketika dia mendengar empat suara tembakan. Awalnya dia mengira itu suara instrumen dari kelas band.
 
Dia mengatakan seorang siswa menyerbu masuk ke kelas. Orandi melihat pria bersenjata itu, dan teman-teman sekelasnya tertegun diam.
 
"Mimpi terburukku benar-benar menjadi kenyataan," ujar Orandi, seperti dikutip AFP, Jumat, 15 November 2019.
 
“Ini dia. Aku akan mati,” imbuhnya, seraya meninggalkan sekolah dan bergerak ke taman terdekat dengan ayahnya.
 
Siswa baru Rosie Rodriguez mengatakan, dia sedang berjalan menaiki tangga perpustakaan ketika dia mendengar suara-suara yang terdengar seperti balon. Dia menyadari itu adalah tembakan ketika dia melihat siswa lain berlari.
 
Masih membawa tas punggung yang sarat dengan buku-buku, dia berlari menyeberang jalan ke sebuah rumah, di mana seseorang yang dia tidak kenal memberi perlindungan kepadanya dan sekitar 10 siswa lainnya.
 
“Saya baru saja mendengar banyak anak menangis. Kami takut,” kata Rodriguez.
 
Pada hari normal, katanya, Saugus High School merasa sangat aman. "Kami tidak pernah benar-benar berpikir ini akan terjadi di sekolah kami," imbuhnya.
 
Sheriff wilayah Los Angeles Alex Villanueva mengatakan enam orang ditembak, termasuk tersangka mahasiswa berusia 16 tahun itu. Tidak ada rincian yang dirilis pada motif dan namanya tidak dirilis. Namun diketahui bahwa Kamis adalah hari ulang tahunnya.
 
Sebuah video menunjukkan pelaku menembak kepalanya sendiri. Pihak berwenang mengatakan dia membawa pistol kaliber 45 dan menggunakan peluru terakhir untuk dirinya sendiri.
 
Dua siswa yang meninggal adalah seorang gadis berusia 16 tahun dan seorang laki-laki berusia 14 tahun. Nama mereka tidak dirilis. SMA Saugus dan sekolah-sekolah lain di daerah itu kemudian ditutup.
 
Gambar-gambar televisi menunjukkan para deputi berkerumun di sekolah dan beberapa orang dipindahkan menggunakan brankar. Barisan siswa dikawal dari sekolah oleh deputi bersenjata.
 
Orangtua yang cemas sedang menunggu bersatu kembali dengan anak-anak mereka di sebuah taman dekat sekolah. Penyelidikan atas motif pelaku pun masih diselidiki oleh pihak kepolisian.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif