Ia mengatakan memilih Clinton adalah "satu-satunya cara untuk menghentikan kandidat berbahaya, Donald Trump."

Hillary Clinton dan Donald Trump. Foto: AFP
Menurut Brown, jumlah delegasi Hillary sudah unggul jauh, sehingga rivalnya Bernie Sanders tidak mungkin dapat menyalipnya. Dukungan Brown merupakan pukulan telak bagi Sanders menjelang pemilihan umum pendahuluan (primary) di California.
"Hillary Clinton, dengan segudang pengalaman, terutama sebagai menteri luar negeri, memahami sejumlah masalah yang terjadi dan akan siap memimpin negara kita suatu hari nanti," tulis Brown di situs pribadinya, seperti dilansir BBC, Selasa (31/5/2016).
"Januari mendatang, saya ingin memastikan bahwa Hillary Clinton yang akan diambil sumpahnya (sebagai presiden), bukan Donald Trump," tegas dia.
Brown mengaku "sangat terpukau" dengan kampanye Sanders dan pesannya untuk memerangi disparitas kemiskinan warga. Namun, ia berpendapat Hillary lebih mampu membawa agenda Demokrat ke depan.

Bernie Sanders di California. Foto: AFP
Pada 1992, Brown sempat bersaing untuk menjadi nominasi capres dengan Bill Clinton.
Pemilu primary di California akan digelar pada 7 Juni, dengan memperebutkan 546 delegasi untuk Demokrat dan 172 delegasi Partai Republik.
Sejauh ini, berdasarkan beberapa polling, Hillary masih unggul dari Sanders di California.
Sanders menegaskan dirinya tidak bersedia menyerah hingga adanya Konvensi Demokrat di Philadelphia pada Juli, tak peduli apa yang terjadi di Califonia atau New Jersey.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News