Ditambah dengan cuaca panas dan kering, polusi udara di Mexico City bertambah parah. Warga diminta untuk keluar rumah dan bagi para penderita penyakit pernapasan untuk memakai masker.
Dilansir dari AFP, Jumat 17 Mei 2019, sekolah-sekolah di Meksiko juga diliburkan karena polusi udara ini. Tak hanya itu, liga sepakbola Meksiko dan pertandingan bisbol pun terpaksa ditunda.
Wali Kota Meksiko, Claudia Sheinbaum mengatakan, petugas pemadam kebakaran berupaya menanggulangi kebakaran hebat yang terjadi pada 22 hutan di seluruh penjuru Meksiko.
Kualitas udara di ibu kota menurun drastis dan membawa partikel berbahaya. Selama lebih dari 48 jam, warga dapat terpapar partikel PM2,5 yang memiliki struktur mirip aerosol.
Partikel ini diyakini dapat menyebabkan kesusahan bernapas dan mengurangi perkembangan sistem pernapasan pada anak-anak.
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News