Bantuan generator yang tiba sebagai bagian kemanusiaan Palang Merah Internasional untuk Venezuela. (Foto: AFP).
Bantuan generator yang tiba sebagai bagian kemanusiaan Palang Merah Internasional untuk Venezuela. (Foto: AFP).

Venezuela Terima Kiriman Bantuan Kedua dari Palang Merah

Internasional konflik venezuela
Arpan Rahman • 18 Juni 2019 18:10
Caracas: Venezuela menerima pengiriman kali kedua bantuan kemanusiaan Palang Merah, Senin 17 Juni 2019. Isinya termasuk 24 ton pasokan medis dan generator disediakan oleh Panama, yang ditujukan ke rumah sakit guna membantu mengatasi krisis kesehatan akut negara itu.
 
Dalam sebuah pernyataan, Palang Merah Venezuela mengatakan telah menerima "obat-obatan, pasokan medis, dan generator listrik" yang akan didistribusikan di rumah sakit di seantero negeri, yang mengalami krisis terburuk dalam sejarahnya baru-baru ini.
 
Enam truk memindahkan pasokan ke gudang Palang Merah di Caracas, seperti dikonfirmasi oleh seorang wartawan AFP.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Pengiriman tersebut bertujuan mengurangi kekurangan obat-obatan dan persediaan rumah sakit di Venezuela, yang telah mengalami lebih dari empat tahun resesi dan hiper-inflasi yang ditandai dengan kekurangan kebutuhan dasar seperti makanan dan obat-obatan.
 
PBB mengatakan seperempat dari 30 juta penduduknya sangat membutuhkan bantuan. Negara Amerika Selatan yang kaya minyak itu telah menderita kehancuran produksi minyak mentah vitalnya dan inflasi yang tak terkendali yang diproyeksikan IMF pada 10 juta persen tahun ini.
 
Presiden sosialis Nicolas Maduro mengizinkan masuknya pengiriman Palang Merah pertama pada April setelah menandatangani perjanjian dengan Komite Palang Merah Internasional (ICRC), di tengah-tengah perebutan kekuasaan dengan pemimpin oposisi Juan Guaido.
 
Dilansir dari Channel News Asia, Selasa 18 Juni 2019, Palang Merah mengatakan mereka membawa pengiriman kedua dari pusat logistik di Panama ke ibu kota Venezuela, Caracas.
 
Guaido, ketua Majelis Nasional dan diakui sebagai presiden Venezuela oleh lebih dari 50 negara, pada Februari berupaya tapi gagal untuk masuk dengan sumbangan dari Amerika Serikat, yang dikecam Maduro sebagai awal dari invasi pimpinan Amerika.
 
ICRC sudah memperingatkan bahwa bantuan kemanusiaan tidak akan menyelesaikan masalah negara yang dilanda krisis.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif