Pembatas di Tijuana yang memisahkan Meksiko dengan AS, 6 Maret 2017. (Foto: REUTERS/Edgard Garrido)
Pembatas di Tijuana yang memisahkan Meksiko dengan AS, 6 Maret 2017. (Foto: REUTERS/Edgard Garrido)

Warga Meksiko yang Bangun Tembok Trump Dianggap Pengkhianat

Internasional politik meksiko pemerintahan as
Willy Haryono • 27 Maret 2017 10:48
medcom.id, Mexico City: Keuskupan Agung Meksiko mengatakan warga yang ikut membantu membangun tembok Presiden Amerika Serikat Donald Trump adalah individu tak bermoral dan dianggap sebagai pengkhianat.
 
Dalam sebuah editorial, Keuskupan Agung Meksiko mendesak pemerintah bersikap lebih keras terhadap sejumlah perusahaan yang ingin mengambil untung dari proyek tembok perbatasan Trump.
 
"Setiap perusahaan yang berencana berinvestasi di (dalam pembangunan) tembok Trump dapat dianggap sebagai pengkhianat bagi tanah air kita," tulis editorial di Desde la fe, media milik Keuskupan Agung Meksiko, seperti dilansir Reuters, Minggu 26 Maret 2017.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Selasa kemarin, Menteri Ekonomi Ildefonso Guajardo mengingatkan sejumlah perusahaan untuk tidak berpartisipasi dalam proyek tembok Trump. Namun Keuskupan Agung Meksiko menuduh pemerintah bersikap "mau tidak mau" terhadap sejumlah perusahaan yang membidik pembangunan tembok.
 
Kardinal Norberto Rivera mengatakan bahwa editorial Desde la fe merepresentasikan pandangan dari Keuskupan Agung Meksiko.
 
Trump menegaskan dirinya ingin membangun tembok untuk menghentikan imigran ilegal menyeberang dari Meksiko di AS selata. Dia bertekad akan membuat Meksiko membayar seluruh biaya pembangunannya. Pemerintah Meksiko menolak tegas tidak akan membayar sepeser pun untuk tembok Trump.
 
Editorial Desde la fe menuliskan bahwa tembok pembatas hanya akan meningkatkan prasangka buruk dan diskriminasi antar kedua negara.
 
"Menyepakati proyek yang benar-benar merendahkan martabat itu sama saja seperti menembak diri sendiri di bagian kaki," tulis di editorial.
 
Perusahaan Meksiko, Cemex, mengaku terbuka untuk menyediakan pasokan semen untuk pembangunan tembok. Namun Cemex tidak akan ikut serta dalam proses pelelangan proyek tersebut.
 
Grupo Cementos de Chihuahua, perusahaan lain di bidang material konstruksi, juga mengisyaratkan siap bergabung dalam proyek tembok Trump.
 

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif