Pilpres Brasil Berlanjut ke Putaran Kedua
Jair Bolsonaro (kiri) dan Fernando Haddad. (Foto: AFP/MIGUEL SCHINCARIOL/DANIEL RAMALHO)
Brasilia: Jair Bolsonaro, seorang kandidat dari sayap kanan, berhasil memenangkan pemilihan umum presiden Brasil. Namun karena raupan suaranya tidak mencapai mayoritas, pilpres dilanjutkan ke putaran kedua.

Seperti dikutip dari kantor berita BBC, Senin 8 Oktober 2018, Bolsonaro akan menghadapi kandidat sayap kiri, Fernando Haddad dari Partai Pekerja berhaluan sayap kiri, pada 28 Oktober mendatang.

Baca: Tokoh Sayap Kanan Memimpin di Pemilu Brasil


Dengan hampir semua suara sudah dihitung, Bolsonaro meraup 46 persen dan Haddad 29 persen. Sejumlah survei yang dilakukan sebelum pilpres mengindikaskan keduanya relatif imbang di putaran kedua.

Partai Liberal Sosial yang mengusung Bolsonaro bertekad menjadi kekuatan terbesar di Kongres Brasil. Kemenangan Bolsonaro di putaran pertama ini disebut sejumlah analis sebagai pergeseran 'seismik' dalam dunia perpolitikan Brasil.

Dalam pidato kemenangan yang disiarkan langsung di Facebook dan diunggah ke Twitter, Bolsonaro mengatakan semua warga Brasil dapat mengambil jalan "kesejahteraan, kebebasan, dan keluarga" atau memilih jalur Venezuela. 

Bolsonaro merujuk pada krisis ekonomi di Venezuela, yang membuat lebih dari dua juta warganya mengungsi ke luar negeri.

Di seantero Amerika Latin, negara pimpinan Presiden Nicolas Maduro itu telah dijadikan semacam 'alat' kampanye dengan slogan, "jangan memilih sayap kiri atau nanti akan berakhir seperti Venezuela."



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id