OKI Kecam Niat Brasil Pindahkan Kedubes ke Yerusalem
Warga Pakistan yang menolak Yerusalem menjadi ibu kota Israel. (Foto: AFP)
Kairo: Organisasi Kerja Sama Islam atau OKI mengecam keras rencana Brasil yang segera memindahkan kedutaan besarnya dari Tel Aviv ke Yerusalem. Gagasan ini dilontarkan oleh presiden baru Brasil, Jair Bolsonaro.

"Pernyataan itu adalah pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan semua resolusi terkait PBB," kata OKI dalam sebuah pernyataan, dikutip dari Anadolu, Senin 5 November 2018.

OKI menyerukan agar Brasil mengambil posisi yang mendukung peluang perwujudan perdamaian Palestina dan Israel, bukan memperkeruh.


Baca: Presiden Baru Brasil Ingin Pindahkan Kedubes ke Yerusalem

Tak hanya OKI, Liga Arab juga menyerukan agar Bolsonaro membatalkan niatnya untuk memindahkan kedubes dari Tel Aviv ke Yerusalem.

Niat ini memang sudah diutarakan sejak Bolsonaro masih berkampanye untuk pilpres Brasil. Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pun senang dan mendukung rencana Brasil ini.

Jika Bolsonaro menindaklanjuti janjinya, Brasil akan menjadi negara ketiga yang memiliki kedubes di Yerusalem, setelah Amerika Serikat dan Guatemala. Paraguay rencananya juga akan memindahkan kedubes setelah presiden barunya, Mario Abdo Benitez, terpilih.



(WIL)

metro tv
  • Opsi Opsi
  • kick andy Kick Andy
  • economic challenges Economic Challenges
  • 360 360

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id