Warga membaca edisi terakhir surat kabar Norte di Meksiko, 2 April 2017. (Foto: BRINGAS/EPA/REX/Shutterstock)
Warga membaca edisi terakhir surat kabar Norte di Meksiko, 2 April 2017. (Foto: BRINGAS/EPA/REX/Shutterstock)

Banyak Jurnalis Dibunuh, Surat Kabar Meksiko Memilih Tutup

Internasional geng meksiko penembakan meksiko
Arpan Rahman • 03 April 2017 15:15
Metrotvnews.om, Mexico City: Sebuah surat kabar di Juarez, kota di perbatasan Meksiko, memutuskan menutup usahanya. Penutupan dilakukan karena maraknya pembunuhan terhadap awak media di Meksiko, yang terjadi terus menerus tanpa ada penyelesaian di jalur hukum.
 
Oscar Cantu Murguia, editor surat kabar Norte, menginformasikan ke para pembaca mengenai keputusannya dalam sebuah edisi perpisahan bertajuk “Adios!” ("Selamat tinggal!") yang diterbitkan di halaman depan koran dan situs daring.
 
Ia mengutip pembunuhan baru-baru ini atas wartawan bernama Miroslava Breach di kota Chihuahua, yang juga terletak di negara bagian Chihuahua. Breach adalah seorang reporter untuk koran nasional La Jornada yang juga berkolaborasi dengan Norte.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Breach ditembak delapan kali dalam mobilnya. Salah seorang anaknya berada di kendaraan pada saat itu, tetapi tidak terluka. Orang-orang bersenjata meninggalkan catatan yang berbunyi: "(Mati) karena besar mulut."
 
Mengumumkan keputusan untuk menutup korannya, Cantu menulis: "Di hari ini, pembaca yang terhormat, saya memberitahu Anda sebuah laporan bahwa saya telah membuat keputusan untuk menutup koran ini karena fakta bahwa, antara lain, tidak ada jaminan atau keamanan untuk bersikap kritis dan menghadirkan jurnalisme berimbang."
 
"Dalam 27 tahun ini... kami berjuang melawan arus, menerima serangan dan hukuman dari individu dan pemerintah karena telah menyinggung praktik buruk mereka dan tindakan korup yang hanya dimainkan buat merugikan kota kita dan orang-orang yang tinggal di dalamnya," sambungnya, seperti disitir Guardian, Senin 3 April 2017.
 
"Segala sesuatu dalam kehidupan memiliki awal dan akhir, itu harga yang harus dibayar,” ia melanjutkan. "Dan jika ini adalah kehidupan, saya tidak siap untuk membayarnya lebih dari harga para mitra saya atau dengan nyawa saya sendiri."
 
Cantu bersumpah mau terus "berjuang dari saluran lain, selalu memberikan kontribusi, dan setia kepada cita-cita saya dan kota saya," pungkasnya.
 
Berbahaya bagi Wartawan
 
Seorang juru bicara Norte mengatakan kepada Guardian bahwa situs online mereka akan terus beroperasi.
 
Juarez, yang memiliki populasi 1,3 juta orang, saat ini memiliki lima surat kabar lokal: El Diario, El Norte, El Mexicano, El PM, dan Hoy. Norte dicetak sebanyak 30.000 eksemplar dari Senin hingga Kamis, dan 35.000 dari Jumat sampai Minggu.
 
Di Meksiko, iklan pemerintah merupakan sumber utama pendapatan ke kantong banyak media massa, dan kritikus media mengatakan, ketergantungan atas iklan itu sering menyebabkan jinaknya liputan dan swasensor.
 
Setidaknya 38 wartawan telah tewas di Meksiko sejak 1992 untuk motif yang dikukuhkan sebagai sesuatu yang berkaitan dengan pekerjaan mereka, menurut Komite Perlindungan Wartawan (CPJ). Media kelompok advokasi berbasis di New York itu mengatakan, 50 orang lainnya dibunuh pada periode yang sama dengan alasan yang tidak jelas.
 
Negeri Sombrero mengalami serentetan serangan terhadap wartawan pada Maret. Selain Breach, yang ditembak mati saat ia meninggalkan rumah 23 Maret, dua wartawan lainnya tewas di Guerrero dan Veracruz, kedua negara bagian yang jadi titik panas kekerasan kartel narkoba.
 
Wartawan lain tertembak di Poza Rica, Veracruz pada 29 Maret, hingga mengalami kondisi kritis. Serangan bersenjata pada wartawan di San Jose del Cabo, Baja California Sur, menewaskan seorang pengawalnya.

 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif