Sebuah SPBU yang dibakar demonstran di Eslamshahr, Iran, 17 November 2019. (Foto: AFP/STR)
Sebuah SPBU yang dibakar demonstran di Eslamshahr, Iran, 17 November 2019. (Foto: AFP/STR)

AS Kecam Langkah Iran Tangani Demonstran BBM

Internasional amerika serikat iran
Willy Haryono • 18 November 2019 07:05
Washington: Amerika Serikat mengecam Pemerintah Iran yang dinilai menggunakan "kekuatan mematikan" terhadap demonstran dalam aksi protes menentang penjatahan dan penaikan harga bahan bakar minyak.
 
Sejauh ini, unjuk rasa terkait BBM di Iran telah menewaskan dua orang dan membuat puluhan lainnya ditangkap.
 
"AS mendukung warga Iran dalam melakukan aksi protes damai terhadap pemerintah," kata sekretaris pers Gedung Putih Stephanie Grisham, dikutip dari AFP, Minggu 17 November 2019.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


"Kami mengecam penggunaan kekerasan mematikan dan juga pembatasan komunikasi besar-besaran terhadap demontran," lanjut dia, merujuk pada kebijakan Iran membatasi akses internet di tengah gelombang protes.
 
Aksi unjuk rasa di Iran terjadi sejak Jumat 15 November, usai pemerintah mengumumkan penjatahan dan penaikan harga BBM.
 
Teheran menegaskan bahwa langkah menaikkan harga BBM hingga 50 persen ini dapat menghimpun dana untuk membantu masyarakat kurang mampu.
 
Saat ini Iran mengalami kesulitan ekonomi akibat serangkaian sanksi yang dijatuhkan AS. Sanksi itu dijatuhkan usai AS menarik diri dari perjanjian nuklir Iran 2015 tahun lalu.
 
Menurut Menteri Dalam Negeri Iran Abdolreza Rahmani-Fazli, ada "segelintir orang" di Iran yang sengaja merusak ketertiban umum demi menciptakan atmosfer "intimidasi dan teror."
 
Kepala Perencanaan Anggaran Iran Mohammad Bagher Nobakht mengatakan, langkah pembatasan dan penaikan BBM diproyeksikan dapat mengumpulkan dana hingga USD2,55 miliar atau setara Rp35 triliun per tahun.
 

(WIL)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif