Warga mempersiapkan diri menghadapi Badai Barry yang akan melanda New Orleans, Amerika Serikat. (Foto: AFP).
Warga mempersiapkan diri menghadapi Badai Barry yang akan melanda New Orleans, Amerika Serikat. (Foto: AFP).

Warga New Orleans Persiapkan Diri Hadapi Badai Barry

Internasional amerika serikat badai
Fajar Nugraha • 12 Juli 2019 07:40
New Orleans: Sejumlah kawasan New Orleans tenggelam setelah badai besar dan curah hujan deras menghantam tujuan wisata populer ini.
 
Tayangan gambar yang diposting ke media sosial menunjukkan bagaimana kawasan Bourbon Street yang bersejarah di kota itu dilanda banjir bandang. Sekitar 10.000 rumah gelap tanpa listrik karena tornado dan semburan air mendatangkan malapetaka di Louisiana selatan.
 
Rekaman dramatis menunjukkan seorang pria berenang melintasi banjir ketika mobil yang diparkir di dekatnya mogok. Klip lain menunjukkan pemilik rumah setempat mengarungi air setinggi 60 cm kala angin kencang menghantam lingkungan perumahan.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Transportasi umum macet karena banjir dan banyak bangunan publik, termasuk Balai Kota, telah ditutup. Pihak berwenang meminta turis dan penduduk agar tidak melewati daerah pusat kota.
 
Peringatan banjir diberlakukan hingga pukul 10.45 waktu setempat, berita lokal melaporkan. Sekitar empat hingga enam inci hujan telah dilaporkan, Badan Cuaca Nasional (NWS) memperingatkan bahwa tiga inci lebih tinggi diperkirakan tercurah hari ini di Louisiana selatan.
 
Warga New Orleans Persiapkan Diri Hadapi Badai Barry
Persiapan warga menghadapi Badai Barry. (Foto: AFP).
 

Rich Rainey pejabat Penyaluran Air dan Pembuangan Limbah kota berkata: "Kami menyiagakan sepenuhnya pegawai dan merespons hujan. Ini badai yang dahsyat, hujan sebentar turun dengan kecepatan sekitar enam inci per jam di beberapa daerah."
 
Lembaga itu menyatakan, "akan terus mengawasi badai ini. Banjir tampaknya menjadi perhatian terbesar sekarang di wilayah metro."
 
Sementara Wali Kota New Orleans Latoya Cantrell memperingatkan warganya untuk mengkaji rencana darurat dan mempersiapkan pasokan makanan serta obat. Cantrell juga meminta warga memperhatikan situasi terbaru terkait Badai Barry.
 
“Kota ini dalam status waspada badai dan kami perkirakan dampaknya akan terjadi pada Jumat pagi (waktu AS),” ucap Cantrell, seperti dikutip AFP, Jumat, 12 Juli 2019.
 
Meskipun ada peringatan, wilayah pusat kota New Orleans masih dipenuhi dengan sinar matahari. Sedangkan wisatawan masih aman untuk menikmati suasana kota.
 
“Saya sedikit gugup. Tetapi saat ini saya merasa aman, jika nanti ada situasi gawat baru kami akan bergerak,” ujar Lorraine Jones, warga Charlotte yang sedang berkunjung ke New Orleans.
 
Sejak Rabu, tercatat 118 pompa air sudah dipersiapkan di seluruh kota. Pompa-pompa itu beroperasi dengan kapasitas maksimal.
 
New Orleans hancur-lebur akibat Badai Katrina pada Agustus 2005 dan curah hujan lebat membuat 80 persen kota terbenam.
 
Lebih dari 1.800 orang tewas dan lebih banyak lagi mengungsi dari tempat yang dilanda salah satu bencana alam terburuk di Amerika. Bencana 2005 itu juga menimbulkan kerugian hingga USD150 miliar atau sekitar Rp2.019 triliun.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif