Imigran asal Afrika yang mencoba peruntungannya di negara baru. (Foto: AFP).
Imigran asal Afrika yang mencoba peruntungannya di negara baru. (Foto: AFP).

Kanada Tampung Lebih Banyak Pungungsi Sepanjang 2018

Internasional politik kanada
Arpan Rahman • 20 Juni 2019 20:10
Ottawa: Kanada menerima pengungsi dalam jumlah terbesar dari 25 negara pada 2018, menurut Badan Pengungsi PBB.
 
Negara itu menerima lebih dari 28.000 pengungsi tahun lalu, sementara Amerika Serikat berada di urutan kedua dengan 22.900 orang.
 
Sekitar 92.400 pengungsi dimukimkan kembali secara global pada 2018, kurang dari 7 persen dari mereka yang menunggu pemukiman kembali di seluruh dunia.

Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?


Angka-angka ini terkandung dalam laporan Badan Pengungsi PBB yang baru dirilis, yang meneliti tren pengungsi global tahun lalu.
 
Menurut Pew Research Center yang berbasis di AS, yang melihat data UNHCR, 2018 adalah kali pertama AS tidak memimpin dunia dalam pemukiman kembali pengungsi sejak 1980.
 
Pew mencatat bahwa hingga 2017, AS memukimkan lebih banyak pengungsi setiap tahun daripada gabungan negara-negara lain di dunia.
 
"Penurunan tajam dalam pemukiman kembali pengungsi AS sebagian karena keputusan administrasi Trump untuk menetapkan batas yang jauh lebih rendah pada jumlah pengungsi yang diizinkan masuk ke AS dibandingkan tahun-tahun sebelumnya," kata organisasi riset itu, dikutip dari BBC, Kamis 20 Juni 2019.
 
Jumlah pengungsi yang dimukimkan Kanada tahun lalu sejalan dengan angka 2017, sementara jumlah AS turun. Pada 2017, AS menerima sekitar 33.000 pengungsi.
 
Australia, Inggris, dan Prancis juga memukimkan kembali jumlah tinggi dari 25 negara yang memukimkan pengungsi pada 2018, menurut angka PBB.
 
Jumlah orang yang melarikan diri dari perang, penganiayaan, dan konflik melebihi 70 juta secara global tahun lalu -- jumlah tertinggi dalam hampir 70 tahun operasi Badan Pengungsi PBB.
 
Lebih dari dua pertiga dari semua pengungsi di seluruh dunia berasal dari Suriah, Afghanistan, Sudan Selatan, Myanmar, dan Somalia.
 
Laporan PBB mengidentifikasi tiga kelompok utama dalam penghitungan global itu, yang meliputi pengungsi, atau orang-orang yang dipaksa meninggalkan negara mereka karena konflik, perang, atau penganiayaan. Pada 2018, jumlah pengungsi mencapai 25,9 juta di seluruh dunia.
 
Kelompok kedua ditetapkan sebagai pengungsi internal. Orang-orang ini telantar di negara mereka dan berjumlah 41,3 juta secara global.
 
Kelompok lain adalah 3,5 juta pencari suaka. Mereka adalah orang-orang di luar negara kelahiran mereka yang berada di bawah perlindungan internasional, tetapi belum diberikan status pengungsi.
 
AS adalah penerima utama dunia aplikasi suaka baru, terdaftar 254.300 aplikasi pada 2018. Kanada berada di urutan kesembilan dalam daftar klaim suaka baru dengan 55.400 terdaftar pada tahun 2018, di belakang AS, Peru, Jerman, Prancis, Turki, Brasil, Yunani, dan Spanyol.
 
Masuknya pencari suaka yang menyeberang di perbatasan AS-Kanada sudah menjadi masalah politik setelah sekitar 40.000 orang "tidak teratur" menyeberang ke Kanada antara 2017 dan 2018.
 
Kanada saat ini sedang berjuang dengan tumpukan klaim hampir 74.000 suaka dengan pengaju aplikasi menunggu hampir dua tahun untuk diproses.
 

(FJR)
FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan

Dapatkan berita terbaru dari kami Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

unblock notif