Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto:AFP)
Presiden Venezuela Nicolas Maduro (Foto:AFP)

Perusahaan AS Tagih Utang ke Pemerintah Venezuela

Kumara Anggita • 19 Desember 2018 14:52
Caracas : Pemerintah Venezuela digugat sebesar USD 34 juta oleh sebuah perusahaan yang berbasis di Florida, Amerika Serikat (AS). Pihak Venezuela disebut gagal membayar utang yang jatuh tempo pada 2018. 
 
Total jumlah utang yang ditunggak oleh Pemerintah Venezuela terhadap perusahaan bernama Grup Cassa Express tersebut sebesar USD 8 miliar termasuk bunga. Ini adalah tindakan hukum pertama oleh salah satu kreditor Venezuela sejak negara kaya minyak tersebut gagal melunasi utangnya.
 
Tahun ini, Presiden Nicolas Maduro berhenti membayar hampir semua utang yang diterbitkan oleh Pemerintah Venezuela dan perusahaan minyak negara PDVSA.  Alhasil, Kelompok investor mengambil beberapa tindakan konkret di antaranya menuntut pembayaran sebesar USD1,5 milyar.

Seperti dilansir Reuters pada Rabu 19 Desember 2018, perusahaan Grup Cassa Express menyebutkan dalam laporannya di pengadilan distrik Manhattan bahwa pihaknya memiliki surat utang Venezuela dengan nilai sekitar USD 29 juta.
 
Menurut laporan tersebut, Venezuela tidak bisa membayar pinjaman pokok yang sudah jatuh tempo pada bulan agustus. Selain itu, Venezuela juga menunggak pembayaran bunga untuk tahun ini.
 
Casa Express berusaha untuk mendapatkan ganti rugi atas utang pokok dan bunga. Perusahaan tersebut juga menginginkan pihak Venezuela untuk membayar kompensasi dan biaya sidang.
 
Catatan yang dimiliki Pemerintah Negara Bagian Florida menunjukkan bahwa Casa Express didirikan pada tahun 2015. Dokumen yang sama menunjukan bahwa perusahaan tersbut didaftarkan oleh seorang agen bernama Luis Gamardo.
 
Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News
(WAH)




TERKAIT

BERITA LAINNYA

FOLLOW US

Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan