Brasil Butuh Lebih dari 8.000 Dokter
Ilustrasi dokter. (Foto: Medcom.id)
Brasilia: Kementerian Kesehatan Brasil menggelar pertemuan dengan Organisasi Kesehatan Pan Amerika untuk terjadinya eksodus ribuan dokter asal Kuba. Pertemuan digelar untuk mencari solusi dari kekosongan ribuan posisi tersebut.

"Hingga awal pekan depan, kami akan menyelesaikan proposal untuk memilih tenaga profesional yang akan mengisi 8.332 posisi yang ditinggalkan para dokter asal Kuba," ujar Kemenkes Brasil, seperti disitat dari kantor berita UPI, Jumat 16 November 2018.

"Pemilihan tenaga profesional gelombang pertama akan dilakukan bulan ini, dan mereka semua akan langsung dikerahkan ke berbagai daerah usai terpilih," lanjutnya.


Surat kabar Granma melaporkan, pengumuman pencarian dokter dilakukan beberapa jam usai 196 dokter asal Kuba pulang ke negaranya pada Kamis kemarin. Ratusan dokter itu memang dijadwalkan pulang usai selesai bertugas di Brasil, namun penggantinya belum tersedia.

Program dokter Kuba di Brasil ini sudah dimulai sejak 2013 di bawah kepemimpinan presiden kala itu, Dilma Rousseff.

Para dokter Kuba bekerja di beberapa permukiman miskin di kota-kota besar Brasil. Mereka juga dikerahkan ke wilayah terpencil Amazon yang sebagian besar dihuni warga pribumi.

Pemerintah Kuba mengakhiri program pengiriman dokter ini pada Rabu kemarin. Kuba menolak rencana dari presiden terpilih Brasil Jair Bolsonaro yang menginginkan setiap dokter dari Kuba menandatangani perjanjian individu.



(WIL)

Dapatkan berita terbaru dari kami.

Ikuti langkah ini untuk mendapatkan notifikasi

Powered by Medcom.id