medcom.id, Dallas: Pusat Pengontrol dan Pencegahan Penyakit Amerika Serikat (CDC) membentuk sebuah tim khusus untuk merespon segala kasus Ebola di Negeri Paman Sam.
Salah satu fokus tim adalah membantu Rumah Sakit Texas Health Presbyterian di Dallas, AS, tempat pasien Ebola bernama Nina Pham dirawat. Pham adalah perawat yang terjangkit Ebola setelah merawat Thomas Eric Duncan, pasien asal Liberia.
"Hal paling penting adalah memastikan adanya manajer ahli yang mengawasi aspek pengontrolan infeksi (Ebola)," ucap Kepala CDC Tom Frieden dalam sebuah konferensi pers, Selasa (14/10/2014).
Tidak hanya RS Texas Health Presbyterian, CDC juga menjanjikan pertolongan bagi semua rumah sakit di AS. "Kami akan langsung mengirim tim ke lokasi dalam hitungan jam untuk mencegah pekerja kesehatan terhadap Ebola," tutur Frieden, seperti dikutip nbcnews.com.
CDC memprediksi pasien Ebola akan terus bermunculan di AS selama wabah di Afrika Barat belum berakhir. Organisasi Kesehatan Dunia atau WHO melaporkan saat ini ada sekitar 9.000 orang terinfeksi Ebola, dan lebih dari 4.400 orang tewas akibat virus mematikan itu.
Jadikan Medcom.id sumber informasi pilihan Anda
FOLLOW US
Ikuti media sosial medcom.id dan dapatkan berbagai keuntungan